JATENGKU.COM, SEMARANG – Kelurahan Pudakpayung menjadi salah satu wilayah di Kota Semarang yang aktif melakukan berbagai upaya penurunan angka stunting. Di wilayah ini telah dibentuk Satgas Penanganan Stunting yang menggagas sejumlah program, di antaranya GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Madani Care Stunting. Program GENTING dilaksanakan pada Rabu (9/7/2025) di Pudakpayung

Khusus untuk program GENTING, Lurah Pudakpayung menjelaskan pada pertemuan awal bersama mahasiswa KKN-T 110 UNDIP Kelompok 1 bahwa kegiatan ini telah berjalan selama enam bulan.

Program tersebut bertujuan mencukupi kebutuhan gizi anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting, dengan pendanaan berasal dari iuran Rp15.000 per hari yang dikumpulkan oleh pihak kelurahan. Dana ini kemudian digunakan untuk membeli kebutuhan masing-masing anak, dan bantuan disalurkan secara rutin setiap dua minggu sekali.

“Program ini lahir dari kepedulian bersama, agar anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang cukup demi tumbuh kembang mereka,” ujar Lurah Pudakpayung.

Kader Kelurahan Pudakpayung bersama tim mahasiswa KKN-T 110 UNDIP berkolaborasi menyalurkan bantuan melalui program GENTING kepada delapan balita yang teridentifikasi mengalami stunting. Penyaluran dilakukan secara door to door untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan setiap anak.

Bantuan yang diberikan meliputi susu, telur, snack bergizi, minyak goreng, hingga bahan pangan lain yang disesuaikan dengan kondisi keluarga. Sebelum penyaluran, tim memastikan kelengkapan seluruh kebutuhan yang akan diberikan, mulai dari bahan pangan bergizi, suplemen, hingga perlengkapan pendukung tumbuh kembang.

Penyerahan paket Program GENTING berisi susu, telur, minyak goreng, dan bahan pangan bergizi lainnya oleh mahasiswa KKN-T 110 UNDIP dan kader Kelurahan Pudakpayung pada Rabu (9/7/2025). Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting di wilayah Pudakpayung.

Selama kegiatan, mahasiswa KKN-T 110 UNDIP mendampingi kader dalam mencatat data setiap balita, termasuk kebutuhan tambahan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk pendistribusian berikutnya. Proses penyaluran juga terdokumentasi dengan baik sehingga dapat dijadikan laporan resmi bagi pihak kelurahan maupun instansi terkait.

“Kami berharap bantuan ini bukan hanya meringankan beban keluarga, tapi juga menjadi langkah nyata menurunkan angka stunting di wilayah kami,” ungkap salah satu kader kelurahan.

Dengan adanya program GENTING, kegiatan penanganan stunting di Pudakpayung berjalan lancar, terukur, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian gizi lebih. Sinergi antara pihak kelurahan, kader kesehatan, dan mahasiswa KKN-T 110 UNDIP menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan program ini.

 

 

Editor: Handayat