JATENGKU.COM, SEMARANG — Bagi seorang peternak, permasalahan pakan sudah menjadi hal yang wajar untuk dihadapi. Saat musim hujan, hijauan yang digunakan untuk pakan ternak mungkin mudah untuk didapatkan. Namun, permasalahan muncul ketika kemarau tiba. Hijauan seperti rumput atau limbah padi seperti jerami akan sedikit sulit didapatkan. Imbas dari hal tersebut, peternak harus menguras isi dompet lebih banyak dari biasanya karena harga pakan ternak naik akibat kelangkaan.

Untuk menjawab hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tergabung dalam Kelompok 2 Tim KKN 9 Universitas Diponegoro membawakan sebuah inovasi berupa pakan alternatif bertajuk silase. Silase adalah pakan ternak yang dibuat melalui proses fermentasi hijauan (seperti rumput, jagung, atau daun pisang) dalam kondisi anaerob (tanpa udara). Tujuannya adalah untuk mengawetkan kandungan nutrisi hijauan agar bisa disimpan lama tanpa membusuk.

Demonstrasi Pembuatan Silase kepada Kelompok Tani dan Ternak Desa Suruh (15/08/2025)

Melalui pelatihan dan edukasi langsung kepada kelompok tani dan ternak, tim KKN Undip memberikan edukasi terkait pembuatan, pengemasan, hingga penyimpanan pakan silase. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas peternak lokal dalam menjaga produktivitas secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kami ucapkan terima kasih atas masukan saran dan ilmu yang diberikan kepada kami, nanti semoga kami bisa melaksanakan atau istilahnya mencoba dulu, terima kasih saya ucapkan atas ilmu dari teman-teman KKN semua.”Ujar Warsono, salah satu anggota Kelompok Tani dan Ternak.

Selain menjawab tantangan kelangkaan pakan saat musim kemarau, pakan silase dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi para peternak. Melalui edukasi terkait pengemasan pakan silase, mahasiswa KKN menghadirkan inovasi pengemasan menggunakan plastik tebal dan kuat guna menjaga kondisi kedap udara. Hal tersebut dapat menjadi nilai tambah untuk pakan silase agar dapat dipasarkan.

Bank pakan inisiasi mahasiswa kkn undip
Ruangan Bank Pakan.

Untuk mendukung pemasaran dan penyimpanan pakan silase, mahasiswa KKN juga menginisiasi program Bank Pakan. Bank Pakan hadir untuk mewadahi pakan silase yang sudah diproduksi agar tetap dalam kondisi yang baik. Sistem yang diterapkan pada bank pakan itu sendiri mengambil referensi dari sistem koperasi, yang dimana koperasi sendiri memiliki asas kekeluargaan dan lebih transparan dari segi keuangan.

Selain permasalahan pakan, kelompok tani dan ternak juga dibekali pengetahuan membuat mineral blok sebagai suplemen tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan produktivitas ternak. Upaya menjaga kebersihan kandang pun diperkuat melalui pembuatan desinfektan yang aman, efektif, dan terjangkau.

Editor: Handayat