JATENGKU.COM, SEMARANGMahasiswa KKN Tematik Tim 124 Universitas Diponegoro (UNDIP) telah mengadakan program multidisiplin mengenai pelatihan “Gerakan Keluarga Sadar Garam Beryodium” yang dilaksanakan di tingkat kelurahan. Pelatihan ini dilakukan di Kantor Kelurahan Meteseh pada Minggu, 22 Juni 2025 pada pukul 13.00-15.00 WIB. Warga Kelurahan Meteseh cukup antusias dengan dilaksanakannya pelatihan ini, terbukti dengan jumlah kedatangan peserta mencapai 39 orang yang terdiri dari 23 RW dari total keseluruhan RW yang ada di Kelurahan Meteseh.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Dr. Ir. Suyatno, M.Kes, Ibu Alfi Fairuz Asna, S.Gz, MPH, dan Ibu Lilis Wijayanti, S.Gz, M.Gz serta Bapak Lurah Meteseh, Pak Joko Rahmantoko.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui penggunaan garam beryodium dalam keluarga. Penggunaan garam beryodium merupakan langkah sederhana namun krusial dalam mencegah berbagai masalah kesehatan, terutama Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) seperti gondok dan gangguan pertumbuhan pada anak.

Dokumentasi rangkaian kegiatan pelatihan mulai dari pemaparan materi oleh narasumber, sesi tanya jawab interaktif, hingga demonstrasi uji kandungan yodium pada sampel garam milik peserta menggunakan yodium kit. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat mengetahui secara langsung kualitas garam yang mereka konsumsi sehari-hari.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam pelatihan ini diawali pembukaan oleh MC dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama, pengerjaan pre-test, pemaparan materi oleh narasumber, sesi tanya jawab antara peserta pelatihan dengan narasumber, kegiatan demonstrasi pengujian sampel garam yang dibawa oleh para peserta pelatihan dengan menggunakan yodium kit, post-test dan diakhiri dengan penandatanganan banner gerakan keluarga sadar garam oleh Peserta Pelatihan dan Lurah Meteseh.

Penandatanganan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Lurah Meteseh dan masyarakat Kelurahan Meteseh terhadap gerakan sadar garam beryodium yang menjadi fokus utama dalam program KKN Tematik ini.

Narasumber dalam pelatihan ini yaitu Ibu Lilis Wijayanti, S.Gz., M.Gz., yang merupakan Dosen Program Studi Gizi dan Dosen Pembimbing KKN Tematik Tim 124.

Materi yang dibawakan meliputi manfaat yodium dan garam beryodium bagi kesehatan masyarakat serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui gerakan keluarga sadar garam beryodium.

Pada sesi tanya jawab, masyarakat cukup antusias bertanya dan berdiskusi bersama narasumber terkait dengan penggunaan garam beryodium. Sesi demonstrasi pengujian sampel garam dengan menggunakan yodium kit juga merupakan bagian dari acara pelatihan yang sangat ditunggu oleh para peserta.

Peserta yang sudah membawa sampel garam dari rumah masing-masing merasa penasaran dengan hasil pengujian terhadap garam yang mereka konsumsi sehari-hari.

Setelah dilakukan pengujian, diketahui kebanyakan sampel garam yang dibawa oleh para peserta pelatihan menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan yakni positif mengandung yodium.

Hal ini ditunjukkan dengan warna ungu pekat atau gelap pada sampel garam. Peserta pelatihan merasa puas dan senang akan hasil pengujian sampel garam yang mereka gunakan sehari-hari.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengetahui pentingnya garam beryodium, mengetahui cara membedakan garam yang beryodium dengan yang tidak beryodium, dan meningkatnya kesadaran masyarakat terkait garam beryodium.

Editor: Handayat