JATENGKU.COM, Sragen — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim 113 Universitas Diponegoro melaksanakan program inovatif di Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan, dengan mengolah limbah tahu menjadi produk pangan nugget pada Minggu (01/02/2026).

Di Desa Tempelrejo terdapat sebuah pabrik tahu, di mana limbah tahu selama ini hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau diolah menjadi gorengan tradisional yang dikenal masyarakat dengan nama gembuk. Melalui program KKN, mahasiswa memperkenalkan olahan nugget berbahan dasar ampas tahu yang memiliki cita rasa mirip nugget pada umumnya, sekaligus lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Produk ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena rasanya digemari serta membuka peluang usaha baru bagi warga. Selain itu, inovasi ini membantu mengurangi limbah produksi tahu yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Ketua Tim KKN Reguler 113 Universitas Diponegoro, Muhammad Ridhwan Asyidiq, menyampaikan, “Kami berharap inovasi nugget ampas tahu ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melihat potensi limbah sebagai sumber pangan alternatif yang bernilai jual. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang bermanfaat bagi warga Desa Tempelrejo.”

Program KKN Reguler Tim 113 Universitas Diponegoro diharapkan menjadi contoh nyata pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah, sekaligus memperkuat semangat pemberdayaan masyarakat di Sragen.

Editor: Handayat

Tag