JATENGKU.COM, Semarang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 33 Tlogomulyo Universitas PGRI Semarang menggelar kegiatan edukasi bertema Anti-Bullying di SD Islam Nurul Qomar pada 5 Februari 2026. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 4 sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya saling menghargai serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying. Siswa diberikan pemahaman bahwa bullying merupakan tindakan menyakiti orang lain secara sengaja dan berulang, baik melalui fisik, perkataan, maupun sikap. Mahasiswa KKN menekankan bahwa perundungan tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, hinaan, dan pengucilan.

Selanjutnya, mahasiswa KKN menjelaskan berbagai jenis bullying, meliputi bullying fisik, bullying verbal, bullying sosial, dan cyberbullying. Untuk memperkuat pemahaman, siswa diajak menonton video edukasi yang menampilkan contoh perundungan di lingkungan sekolah serta cara menyikapinya dengan berani dan bijak.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa KKN memberikan contoh nyata bullying yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, seperti menertawakan teman atau tidak mengajak bermain. Pada kesempatan tersebut juga dijelaskan perbedaan antara candaan dan bullying, di mana candaan bersifat menyenangkan bagi semua pihak, sedangkan bullying dapat menimbulkan rasa sedih dan takut bagi korban.

Mahasiswa KKN turut menyampaikan dampak negatif bullying, seperti menurunnya rasa percaya diri korban dan terganggunya kenyamanan belajar di sekolah. Selain itu, pelaku bullying juga dapat dikenai

 

sanksi sesuai dengan peraturan sekolah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan permainan tanya jawab bertema “Cara Menjadi Teman yang Baik” yang disambut antusias oleh para siswa.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN 33 Tlogomulyo mengajak siswa menuliskan harapan dan komitmen mereka terkait pencegahan bullying pada secarik kertas untuk kemudian ditempelkan pada Pohon Harapan. Kegiatan ini menjadi simbol aspirasi siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan bebas dari perundungan. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu anti-bullying bersama siswa dan guru sebagai bentuk komitmen bersama menolak segala bentuk bullying.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap siswa SD Islam Nurul Qomar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, peduli terhadap sesama, serta berani berkata tidak pada bullying.

Editor: Handayat

Tag