JATENGKU.COM, BATANG – Para petani di Dusun Cepoko, yang selama ini jarang tersentuh layanan pemeriksaan kesehatan, kini mendapat perhatian khusus. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tim 41 Dusun Cepoko menggelar program cek kesehatan gratis di Green House PSDKU UNDIP Batang pada Kamis (17/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan para petani yang setiap hari berjibaku dengan lahan pertanian.

Program KKN ini digagas dengan alasan yang mendesak. Kesadaran akan fakta bahwa para petani di Dusun Cepoko belum pernah mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif dan rutin. Rasya Khairul Umuri Ausathuha, selaku koordinator Program Kerja Cek Kesehatan Tim 41 KKN-T, menjelaskan urgensi kegiatan ini.

“Kami melihat betapa kerasnya kerja fisik para petani setiap hari, yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Namun, akses mereka terhadap layanan kesehatan preventif masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kami merasa ini adalah salah satu kontribusi terpenting yang bisa kami berikan melalui program KKN-T” tutur Rasya

Pelaksanaan cek kesehatan ini dirancang agar tidak mengganggu aktivitas utama para petani. Tim KKN memilih waktu jam istirahat mereka, tepat saat para petani memulai kegiatan tanam jagung di lahan. Pendekatan ini memastikan partisipasi maksimal dari para petani yang sangat sibuk.

Proses pemeriksaan kesehatan dimulai dengan pendekatan personal. Petani laki-laki mendapatkan pengkajian perilaku merokok menggunakan kuesioner PUMA (Perceived Urgency to Make Action), sebuah instrumen yang membantu memahami persepsi dan kesiapan mereka untuk mengubah kebiasaan merokok.

Hasil pengukuran PUMA menunjukkan bahwa seluruh petani mendapatkan skor kurang dari 7, yang mengindikasikan bahwa mereka hanya memerlukan edukasi dan dorongan terkait gaya hidup sehat mengenai kebiasaan merokok, tanpa intervensi yang lebih intensif. Selanjutnya, untuk seluruh peserta, tim melanjutkan dengan pengukuran tekanan darah dan pengukuran GDS (Gula Darah Sewaktu).

Mahasiswa KKN UNDIP melakukan pemeriksaan gula darah sewaktu kepada salah satu petani Dusun Cepoko, Desa Tumbrep, sebagai bagian dari program deteksi dini penyakit tidak menular serta promosi kesehatan di lingkungan pertanian pada Kamis (17/7/2025).

Hasil pemeriksaan memberikan gambaran yang cukup mencengangkan dan memerlukan perhatian serius. Mayoritas petani yang diperiksa terdeteksi mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi).

Di sisi lain, hasil pengukuran gula darah menunjukkan bahwa seluruh petani masih memiliki kadar gula yang normal, sebuah kabar baik yang menunjukkan potensi pencegahan diabetes di masa depan.

Tidak menunggu lama, tim KKN segera menindaklanjuti hasil ini dengan memberikan edukasi langsung kepada para petani. Edukasi tersebut didukung dengan media leaflet informatif yang mudah dipahami, membahas secara ringkas namun padat mengenai apa itu hipertensi, diabetes, serta bahaya nyata dari asap rokok bagi kesehatan, baik bagi perokok aktif maupun pasif.

Melalui program ini, Tim KKN-T Universitas Diponegoro berharap dapat meningkatkan kesadaran para petani akan pentingnya pemantauan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup sehat. Ini adalah langkah awal yang krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut dari hipertensi, serta menjaga agar kadar gula darah tetap normal, demi memastikan para petani di Dusun Cepoko dapat terus beraktivitas dengan sehat dan produktif dalam menjalankan peran vital mereka sebagai pahlawan pangan. Diharapkan para petani dapat lebih peduli terhadap kesehatan mereka dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Editor: Handayat