JATENGKU.COM, BATANG Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro melaksanakan program bertajuk “Kebaturan Naik Level: Branding UMKM Pangsit” yang berfokus pada peningkatan kapasitas UMKM lokal, khususnya Bismill Jaya 786, sebuah usaha mikro penghasil kripik pangsit rumahan yang berlokasi di Dusun Kebaturan, Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, pada Selasa (05/08/2025)

Program ini dilatarbelakangi oleh potensi besar yang dimiliki Bismill Jaya 786 dalam menghasilkan produk makanan yang berkualitas, namun masih terbatas dari sisi branding, desain kemasan, pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps dan pemasaran digital. Melihat tantangan tersebut, mahasiswa KKN-T FEB UNDIP berinisiatif memberikan pendampingan intensif yang mencakup edukasi, perbaikan visual identitas merek, pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps hingga digitalisasi proses pemasaran.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bisnis Bismill Jaya 786 melalui penguatan branding produk dan pemanfaatan platform digital, agar usaha lokal ini dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Kegiatan yang dilaksanakan pada 05 Agustus 2025 ini mencakup dua tahapan utama:

Sosialisasi Materi Branding dan Pemasaran Digital

Tim mahasiswa memberikan edukasi secara langsung kepada pemilik UMKM Bismill Jaya 786 mengenai pentingnya branding dalam membangun citra produk, prinsip dasar desain kemasan yang menarik dan informatif dan strategi pemasaran digital yang efektif untuk

menjangkau konsumen lebih luas. Sosialisasi ini bertujuan untuk membuka wawasan pelaku usaha tentang bagaimana membentuk identitas bisnis yang kuat dan memanfaatkan media digital sebagai alat pemasaran.

Pendampingan Teknis Branding dan Digitalisasi

Setelah sesi edukasi, tim KKNT FEB UNDIP melanjutkan kegiatan dengan pendampingan teknis yang meliputi:

  • Pembuatan logo baru sebagai identitas visual resmi Bismill Jaya 786
  • Desain ulang kemasan produk agar tampil lebih menarik dan profesional
  • Pembuatan banner UMKM agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas
  • Pembuatan akun dan Pelatihan pengelolaan platform Shopee sebagai langkah awal digitalisasi penjualan

Pendampingan dilakukan secara intensif dan personal agar UMKM dapat langsung mempraktikkan dan mengelola semua perubahan secara mandiri. Dengan adanya branding yang lebih kuat dan strategi pemasaran digital yang tepat, Bismill Jaya 786 diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas di luar wilayah desa, meningkatkan volume penjualan, dan memperluas keberadaan produk secara online.

Mahasiswa KKN-T FEB UNDIP Mendampingi UMKM “Bismill Jaya 786” dalam Strategi Branding dan Digitalisasi Produk di Dusun Kebaturan, Desa Kembanglangit.

Nafi Salma Zuniarti Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro mengatakan “program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Selain memberikan ilmu dan pendampingan praktis, program ini juga menjadi langkah awal digitalisasi bagi UMKM di wilayah Dusun Kebaturan.”

Editor: Handayat