Grobogan, 12 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro dari Kelompok 4 KKN-T IDBU 69 melaksanakan program inovatif berupa pemasangan convex mirror (cermin cembung) di perempatan dekat PT. Semen Grobogan, Dusun Karangsari, Desa Sugihmanik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keselamatan berkendara dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah tersebut, yang kerap menjadi titik rawan akibat terbatasnya visibilitas pengendara.  

Perempatan di Dusun Karangsari merupakan akses utama bagi warga dan kendaraan industri PT. Semen Grobogan. Namun, kurangnya rambu pengaman dan alat bantu penglihatan seperti cermin sering memicu tabrakan, terutama saat arus kendaraan padat. Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip memasang`1 unit convex mirror berukuran besar di sudut strategis perempatan, sehingga pengendara dapat melihat kendaraan dari arah berlawanan sebelum berbelok atau melintas.

Di bawah bimbingan Prof. Dr. Sri Hartini, S.T., M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kegiatan ini melibatkan 10 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, dengan disiplin Teknik Geologi, serta mendapat dukungan penuh dari Ketua RT 01 Karangsari, Bapak Sodik. Pemasangan dilakukan setelah survei lokasi dan koordinasi dengan warga setempat.  

Salah satu anggota tim, “Mohamad Fikar Ibnu Juni Priatin”, menjelaskan bahwa convex mirror dipilih karena efektivitasnya dalam mencegah kecelakaan.

“Cermin ini membantu pengendara melihat kendaraan dari arah yang terhalang bangunan atau pepohonan. Harapannya, risiko tabrakan bisa diminimalisir, terutama bagi warga yang sering melintas untuk bekerja atau mengangkut hasil pertanian,” ujar Fikar Ibnu, mahasiswa Teknik Geologi Undip.

Warga pun menyambut positif inisiatif ini. “Ibu RW Karangsari, salah satu pengguna jalan, mengaku merasa lebih aman setelah pemasangan. “Dulu sering deg-degan kalau lewat sini karena banyak truk besar tiba-tiba muncul. Sekarang bisa lihat kendaraan dari jauh, jadi lebih hati-hati,” ungkapnya.  

Program ini juga melibatkan sosialisasi keselamatan berkendara kepada warga, termasuk pentingnya mematuhi kecepatan maksimal dan mengecek kondisi jalan. “Mohamad Fikar Ibnu Juni Priatin”, anggota tim KKN, menekankan perlunya partisipasi masyarakat dalam menjaga alat tersebut.  

“Kami berdiskusi dengan warga dan perusahaan agar convex mirror tidak dirusak atau dicuri. Kedepan, bisa dikembangkan lagi dengan penambahan rambu atau marka jalan,” tambah FIkar.  

Perwakilan PT. Semen Grobogan, Bapak Prima, menyatakan apresiasinya atas solusi nyata yang ditawarkan mahasiswa. “Kami mendukung penuh upaya peningkatan keselamatan di area ini. Ke depan, perusahaan siap berkolaborasi untuk program serupa,” ujarnya.  

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap angka lakalantas di Dusun Karangsari dapat menurun signifikan. Mereka juga mendorong pemerintah desa dan pihak terkait untuk melakukan pemeliharaan rutin serta replikasi di titik rawan lainnya. “Ini langkah kecil, tapi jika diteruskan, bisa jadi contoh pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan keselamatan warga,” pungkas Fikar.  

Editor: Handayat