JATENGKU.COM, JEPARA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu sarana bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat sebagai bentuk implementasi prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui program KKN Tematik, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Tim 3 Financing and Management KKN-T Iptek Desa Binaan UNDIP (IDBU) 84 meluncurkan program dengan tajuk “Pemberdayaan Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Perekonomian Desa”. Program ini merupakan hasil kerja sama antara UNDIP dengan Desa Tegalsambi sebagai mitra strategis.

Desa Tegalsambi yang terletak di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, telah memiliki dan mengelola BUMDes “Tegal Makmur”. BUMDes ini merupakan badan usaha yang didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan desa melalui pengelolaan berbagai unit usaha. Sejak berdiri pada tahun 2013, BUMDes ini telah mengelola tiga unit usaha, yaitu simpan pinjam, pertanian, dan perdagangan.

Kendati memiliki peran penting dalam perekonomian desa, BUMDes Tegal Makmur dihadapkan oleh berbagai tantangan untuk dapat menjalankan aktivitas usaha secara optimal. Sebagai gambaran, pada saat ini BUMDes Tegal Makmur mengalami kendala dari segi operasional maupun manajerial. Faktor-faktor yang mendasari kondisi tersebut antara lain pengelolaan unit usaha yang belum maksimal, keterbatasan keterampilan dan kesediaan sumber daya manusia yang memadai, serta belum adanya sistem pencatatan keuangan yang ideal.

Atas kondisi tersebut, Tim KKN-T IDBU 84 yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari lintas disiplin, yakni Ibu Novia Sari Ristianti, S.T., M.T., Ibu Dr. Ing Santy Paulla Dewi, S.T., M.T., Ibu Dr. Ir. Frida Purwanti, M.Sc., dan Ibu Fathimah Kurniawati S.E., M.Ec.Dev. melaksanakan serangkaian kegiatan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan pengelolaan bisnis BUMDes Tegal Makmur guna mendukung keberlanjutan usaha.

Penyelenggaraan Workshop Pencatatan Keuangan

Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyelenggaraan kegiatan pelatihan pencatatan keuangan bagi personel BUMDes Tegal Makmur, yang digelar pada Kamis (14/8/2025) lalu. Pelatihan ini bermanfaat bagi BUMDes untuk menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi, sehingga kinerjanya dapat diukur secara akurat. Penerapan metode pencatatan keuangan yang terstandar juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa melalui sistem monitoring yang efektif dan menyeluruh.

Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut, para mahasiswa/i tidak hanya memaparkan materi secara teoritis mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang sesuai standar, tetapi juga secara interaktif mengajak personel BUMDes untuk mempraktikkan langsung cara melakukan pencatatan keuangan dengan menggunakan studi kasus yang relevan dengan kondisi BUMDes Tegal Makmur. Pelaksanaan pelatihan tersebut mendapat sambutan positif oleh Sekretaris BUMDes Tegal Makmur, Seftia Amanda Salsabila.

“Terkait acara pelatihan pencatatan keuangan BUMDes dari teman-teman KKN UNDIP Desa Tegalsambi, ini sangat luar biasa sekali. Pelatihan ini membantu kami dalam menyusun laporan keuangan, terutama tadi ada laporan arus kas, laporan laba rugi untuk mengetahui berapa labanya, kemudian ada laporan neraca juga. Nah, itu sangat membantu kami sekali. Luar biasa, terima kasih,” ungkapnya.

Tidak hanya memberikan kesan positif, Seftia pun menyampaikan harapan bagi BUMDes Tegal Makmur kemudian. “Harapannya dengan adanya pelatihan ini BUMDes Tegal Makmur Desa Tegalsambi semakin maju, semakin makmur, dan semoga untuk kakak-kakaknya sukses terus, serta selalu dilancarkan setiap urusan, aamiin,” harapnya.

Modul Pengembangan Bisnis

Tak hanya melaksanakan kegiatan pelatihan pencatatan keuangan, dalam rangka pembinaan usaha BUMDes Tegal Makmur, Tim KKN juga menyusun modul pengembangan bisnis yang memuat panduan praktis perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, serta inovasi produk yang sesuai dengan potensi lokal desa. Modul tersebut diproyeksikan menjadi acuan bagi jajaran manajemen BUMDes Tegal Makmur dalam meningkatkan pengelolaan dan kapasitas usaha BUMDes secara berkelanjutan.

Dengan adanya pelatihan pencatatan keuangan maupun modul pengembangan bisnis, diharapkan pengurus BUMDes Tegal Makmur memperoleh bekal praktis untuk dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar serta dapat memperkuat peran BUMDes dalam perekonomian lokal desa melalui optimalisasi aspek operasional maupun manajerial.

Editor: Handayat