Semarang, 13 Agustus 2025. Suasana semangat belajar dan keceriaan tampak di RW 10 Kelurahan Tanjung Mas, Semarang. Pada Rabu, 13 Agustus 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 145 Universitas Diponegoro Kelompok 2 Kelurahan Tanjung Mas menggelar kegiatan Penguatan Kesadaran Ekologis Anak-Anak melalui aksi penanaman tanaman cabai. Program ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga sekaligus menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini.
Kegiatan diawali dengan edukasi singkat mengenai manfaat menanam cabai bagi keluarga. Mahasiswa menjelaskan bahwa cabai merupakan komoditas penting dalam kehidupan sehari-hari, namun harganya kerap berfluktuasi. Dengan menanam cabai di pekarangan atau pot, bisa mengurangi ketergantungan pada pasar sekaligus membantu menghemat pengeluaran dapur.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak belajar bahwa menanam tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga bisa membantu kebutuhan pangan keluarga. Cabai kami pilih karena sangat relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” jelas Nadia Puspita Syahrani (20), Ketua Kelompok 2 Tim 145 KKNT Universitas Diponegoro.
Suasana keceriaan terlihat ketika anak-anak dengan antusias menanam bibit cabai di pot yang telah disiapkan. Mereka belajar menggemburkan tanah, memasukkan bibit, hingga menyiram tanaman. Tawa dan rasa bangga tampak dari wajah mereka saat melihat hasil cocok tanamnya sendiri.
“Aku senang bisa nanam cabai sendiri di rumah. Kalau rajin ngerawat, nanti bisa dipanen terus dimasak sama ibu, dibuat sambel terasi” ujar Mika (12), salah satu peserta kegiatan.
Di akhir kegiatan, setiap anak membawa pulang pot berisi bibit cabai yang mereka tanam sendiri untuk dirawat bersama keluarga. Harapannya, tanaman tersebut dapat tumbuh subur hingga berbuah, sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah kecil di rumah sendiri.
Semangat kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi modal penting bagi RW 10 Kelurahan Tanjung Mas untuk mewujudkan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan mandiri pangan.
Ditulis oleh: Mahasiswa Kelompok 2 Tim 145 KKNT Universitas Diponegoro 2025











