JATENGKU.COM, SEMARANG — Kegiatan magang merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran di dunia kerja yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa sebelum terjun ke dunia profesional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami alur kerja instansi, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan sikap profesional yang dibutuhkan di lingkungan kerja.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan magang di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Semarang. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi kependudukan yang berhubungan dengan pengelolaan dokumen dan arsip kependudukan.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program magang, mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengikuti kegiatan magang di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai sistem pelayanan publik, khususnya dalam bidang administrasi kependudukan seperti penerbitan akta kelahiran, pembuatan KTP, dan pengarsipan dokumen.

Mahasiswa magang dari UPGRIS ditempatkan di berbagai bidang sesuai kebutuhan Dukcapil, antara lain di bagian arsip, pelayanan akta, serta pencatatan sipil. Mereka turut membantu dalam kegiatan administratif seperti penyusunan berkas, pembuatan surat keabsahan, serta pengelolaan dokumen kependudukan yang memerlukan ketelitian dan tanggung jawab tinggi.

Beberapa mahasiswa magang dari UPGRIS, ditempatkan di bagian arsip dengan tugas utama mengelola surat keluar dan bertanggung jawab dalam pembuatan surat keabsahan kelahiran, perkawinan, perceraian, dan kematian, serta surat konfirmasi dan pengantar pengadilan negeri. Selain itu, juga membantu proses pencarian dan penyusunan arsip agar sistem kearsipan tetap tertata dengan baik.

Menurut salah satu peserta magang, kegiatan ini memberikan banyak pembelajaran baru tentang pentingnya ketelitian dan kecepatan dalam pelayanan publik. “Melalui magang di Dukcapil, kami belajar bagaimana dokumen kependudukan dikelola dengan sistematis dan harus memenuhi standar administrasi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan efektif,” ungkap salah satu mahasiswa.

Menurut Mela, pengalaman magang di Dukcapil memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya ketelitian dan koordinasi dalam administrasi publik. “Saya belajar banyak tentang bagaimana proses administrasi kependudukan berjalan, serta bagaimana arsip memiliki peranan penting dalam menjamin keabsahan data masyarakat. Kegiatan ini juga melatih disiplin dan tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tugas,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Dukcapil Kota Semarang mengapresiasi kehadiran mahasiswa magang karena turut membantu memperlancar kegiatan administrasi di lingkungan kantor. Kehadiran mereka dinilai memberikan semangat baru serta memperkuat nilai-nilai pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan.

Melalui keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan magang di instansi pemerintah, generasi muda diharapkan mampu menumbuhkan semangat profesionalisme sejak dini. Sinergi antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah seperti Dukcapil menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.Melalui program magang ini, sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintahan semakin nyata.

Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik langsung di lapangan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat sistem pelayanan administrasi kependudukan di Kota Semarang. Kegiatan magang semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai sarana pembentukan generasi muda yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi dunia kerja.

Editor: Handayat