JATENGKU.COM, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 110 Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan kegiatan penyuluhan pencegahan stunting melalui budidaya tanaman kelor kepada warga Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik pada Sabtu (19/7/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budidaya tanaman kelor sebagai bahan baku makanan alternatif kaya nutrisi untuk mencegah penyakit stunting di wilayah tersebut.

Kegiatan penyuluhan diawali dengan penjelasan singkat mengenai budidaya, terutama pembibitan tanaman kelor dan pentingnya dalam pencegahan stunting. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi penyiapan media tanam berupa sekam bakar, tanah, dan pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam polybag.

Proses dilanjutkan dengan penanaman bibit berupa stek tanaman kelor yang telah direndam dengan air yang diberi larutan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) auksin. Kemudian diakhiri dengan peserta yang membawa hasil pembibitan untuk dirawat dan ditanam di kediaman masing-masing.

Keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Tinjomoyo ini berlangsung lancar.

Para peserta berpartisipasi aktif dengan ikut secara langsung menyiapkan media tanam, menanam bibit, serta melakukan penyiraman. Sebagian besar peserta juga aktif mengajukan pertanyaan, terutama mengenai kelangsungan budidaya, manfaat tanaman, serta tujuan penggunaan ZPT auksin.

Antusiasme tinggi yang ditunjukkan peserta mencerminkan keseriusan mereka dalam mempelajari teknik budidaya tanaman kelor sebagai upaya pencegahan stunting.

Harapannya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kelurahan Tinjomoyo dalam upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan tanaman kelor yang kaya nutrisi. Dengan membawa pulang hasil pembibitan, para peserta dapat melanjutkan budidaya di rumah masing-masing dan memanfaatkan hasilnya untuk kebutuhan gizi keluarga.

Penulis: Nugroho Fajar Arifin

Editor: Handayat