JATENGKU.COM, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan sosialisasi pemilahan sampah kepada siswa Sekolah Dasar di Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini melalui pengenalan konsep bunbetsu, yaitu kebiasaan memilah sampah yang diterapkan di Jepang.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan pentingnya memilah sampah menjadi beberapa jenis, seperti sampah yang dapat terbakar, sampah yang tidak dapat terbakar, serta sampah yang dapat didaur ulang. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan disesuaikan dengan usia anak, sehingga mudah dipahami dan diterima oleh para siswa.
Mahasiswa menjelaskan bahwa di Jepang, kebiasaan memilah sampah telah diajarkan sejak kecil dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui contoh tersebut, siswa diajak memahami bahwa pemilahan sampah dapat membantu menjaga lingkungan agar tetap bersih, mengurangi bau tidak sedap, serta memudahkan proses pengolahan sampah.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung pemilahan sampah. Siswa diajak untuk mengelompokkan berbagai contoh sampah ke dalam tempat yang sesuai. Metode praktik ini dilakukan agar siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga terbiasa melakukan pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti praktik, dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah di sekolah maupun di rumah.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap edukasi ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku peduli lingkungan pada siswa. Melalui kegiatan sosialisasi bunbetsu ini, mahasiswa KKN Undip berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman melalui peran aktif anak-anak sebagai generasi penerus.
Dengan adanya sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam sejak dini dan menjadi kebiasaan positif yang berkelanjutan bagi generasi muda di Desa Tambakan.








