JATENGKU.COM, PEKALONGAN – Mahasiswa S1 Akuntansi dari KKN-T 15 Universitas Diponegoro (Undip), menjalankan program kerja sosial berupa edukasi literasi keuangan di Desa Blacanan, Pekalongan. Bersama teman-temannya, Neisya, Sarah, dan Bima, dari program studi yang sejenis,
Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan Riris Tiani, S.S., M.Hum., Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. dan Dr. Nailul Fauziyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa terhadap penguatan sistem pengelolaan usaha desa.
Sasaran program ini yaitu BUMDes yang dipimpin Mas Anggi dan Koperasi Merah Putih yang dipimpin Pak Susiyanto pada 13 Juli 2025. Hasil utama dari program kerja ini adalah banner informasi literasi keuangan dengan tema “Catat Uangmu, Lindungi Dompetmu!!” yang dipasang di balai desa, sehingga semua warga desa dapat mengakses panduan keuangan yang bermanfaat.
Rachma membuat banner ini untuk menangani masalah pencatatan keuangan yang tidak teratur, keterbatasan dalam perencanaan anggaran, dan kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan utang atau investasi yang sering dialami oleh BUMDes dan Koperasi Merah Putih. Dalam banner tersebutmenawarkan anjuran sederhana untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, mencegah pembelanjaan berlebihan, serta tidak tergoda oleh utang yang tidak jelas sumbernya. Banner juga memberikan solusi seperti pemanfaatan aplikasi pinjaman online sah dan saran untuk pengelolaan keuangan harian.
Melalui desain visual yang menarik serta bahasa yang mudah dimengerti, banner ini dipasang di balai desa sehingga masyarakat Blacanan bisa memahami pentingnya literasi keuangan kapan saja. “Saya berharap banner ini mengingatkan setiap warga untuk mencatat pengeluaran dan menjaga dompet dari sikap boros,” kata Rachma. Selain banner, Rachma menyelenggarakan sesi edukasi interaktif untuk menjelaskan konten banner kepada pengurus BUMDes dan koperasi, memastikan mereka mengerti cara penerapannya.

Mas Anggi, Kepala BUMDes, mendukung penuh langkah ini. “Banner di kantor desa ini berfungsi sebagai pengingat untuk mencatat keuangan kami dengan tepat,” ujarnya. Pak Susiyanto, Kepala Koperasi Merah Putih, menyatakan bahwa pesan tentang literasi keuangan yang terdapat di banner membantu anggota koperasi untuk memahami cara mengelola uang dengan cerdas.
Keberhasilan proker ini terlihat dari antusiasme peserta selama sesi edukasi dan respons positif terhadap banner di balai desa. Kolaborasi Rachma bersama Neisya, Sarah, dan Bima menghasilkan luaran yang inklusif dan bermanfaat, mendorong BUMDes, Koperasi Merah Putih, dan warga Blacanan untuk lebih melek finansial. Dari kebiasaan “uang sering bocor”, inisiatif Rachma melalui banner ini membawa perubahan menuju pengelolaan keuangan yang lebih terarah dan mandiri.
Dikoordinasi oleh: Rachma Nur Wulandari (12030122120003), Mahasiswa FEB, Prodi Akuntansi
Di bawah bimbingan:
- Riris Tiani, S.S, M.Hum.
- Fajrul Falah, S.Hum, M.Hum.
- Dr. Nailul Fauziyah, S.Psi., M.Psi.











