JATENG.NET, KENDAL — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (Undip) kembali menghadirkan inovasi dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada pelaksanaannya di Kelurahan Karangsari, mahasiswa KKN dari Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota melaksanakan kegiatan bertajuk “Digitalisasi UMKM melalui Penambahan Titik Usaha pada Google Maps” yang berlangsung selama masa KKN periode Juli sampai Agustus 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM agar lebih mudah dijangkau oleh konsumen melalui pemanfaatan teknologi digital. Mahasiswa melakukan pendataan terhadap sejumlah pelaku usaha lokal di wilayah Karangsari, kemudian menambahkan titik usaha mereka ke dalam Google Maps. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan visibilitas produk, serta memperkenalkan potensi ekonomi lokal Karangsari kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain pendataan dan pemetaan digital, mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan langsung kepada para pelaku UMKM terkait cara mengelola profil usaha mereka di Google Maps. Pendampingan ini meliputi pelatihan singkat mengenai pembuatan akun bisnis, pengunggahan foto produk, hingga strategi sederhana untuk meningkatkan rating dan ulasan pelanggan. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran digital di kalangan pelaku usaha lokal agar lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen di era teknologi.

Salah satu pelaku UMKM yang telah merasakan manfaat dari program ini adalah pemilik usaha jajanan tradisional “Gelek”, yang memproduksi onde-onde mekar. Ia mengungkapkan bahwa sebelum adanya kegiatan ini, pelanggan kerap kesulitan menemukan lokasi usahanya karena belum tercantum di peta digital. “Banyak orang kesulitan menemukan lokasi kami, sekarang cukup ketik di Google Maps, langsung muncul. Harapannya pelanggan semakin banyak, dan usaha kami bisa lebih dikenal,” ungkapnya dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap upaya digitalisasi yang dilakukan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi para pelaku UMKM di Karangsari. Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendorong transformasi ekonomi lokal menuju era digital yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Penulis: Arnando Siahaan, Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota











