JATENGKU.COM, Wonogiri — Program kerja KKN bertajuk “Pemanfaatan Pemetaan untuk Perencanaan dan Pembangunan Desa” dilaksanakan di Dusun Primbon, Desa Ngadirojo Lor, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan berbagai output program kepada Kepala Dusun Primbon, Narmo, yang berlangsung di kediamannya pada Senin (3/2/2026).

Program kerja ini berfokus pada pemanfaatan pemetaan sebagai dasar perencanaan dan pembangunan desa yang lebih terarah. Dalam pelaksanaannya, tim KKN berkolaborasi langsung dengan warga Dusun Primbon untuk mengumpulkan data lapangan serta mengidentifikasi potensi dan permasalahan wilayah yang ada. Pendekatan partisipatif ini dilakukan agar hasil pemetaan benar-benar mencerminkan kondisi riil dusun.

Berbagai kegiatan dilakukan dalam rangkaian program ini, yang merupakan akumulasi dari beberapa program kerja individu. Kegiatan tersebut meliputi penanaman lubang resapan biopori, pemetaan wilayah Dusun Primbon yang mencakup batas dusun, batas RT, fasilitas umum, lalu sosialisasi digitalisasi peta, animasi pentingnya pemetaan wilayah, serta lokasi penanaman biopori, hingga penyusunan policy brief sebagai bahan rekomendasi kebijakan pembangunan desa.

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan penanaman lubang biopori di rumah warga atas nama Pak Teguh di Dusun Primbon pada Senin (26/1/2026) sebagai upaya mengurangi limpasan air permukaan.

Pemetaan dianggap menjadi langkah penting karena banyak persoalan di tingkat dusun yang dapat diselesaikan apabila disajikan secara spasial dan sistematis. Dengan adanya peta yang jelas, pemerintah dusun dan warga dapat melihat kondisi wilayah secara menyeluruh, menentukan skala prioritas pembangunan, serta merancang program yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

Sebagai hasil akhir, program kerja ini menghasilkan sejumlah output, antara lain leaflet mengenai policy brief dan digitalisasi peta, peta Dusun Primbon, Standar Operasional Prosedur (SOP) pemetaan gudang RT, serta dokumentasi penanaman lubang resapan biopori. Output tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dusun dan masyarakat sebagai acuan perencanaan serta mendukung pembangunan Dusun Primbon yang berkelanjutan dan berbasis data.

Editor: Handayat

Tag