JATENGKU.COM, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim 1 Tahun 2025/2026 melaksanakan kegiatan penerapan sistem lampu otomatis berbasis sensor cahaya (Light Dependent Resistor/LDR) pada jalur evakuasi di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas jalur evakuasi serta efisiensi penggunaan energi listrik, terutama pada malam hari dan dalam kondisi darurat bencana.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dari berbagai disiplin ilmu, dengan kontribusi utama dari mahasiswa Teknik Elektro dalam perancangan, pemasangan, dan pengujian sistem lampu otomatis. Perangkat desa serta masyarakat setempat turut berperan sebagai mitra kegiatan melalui pendampingan lapangan dan pemberian izin lokasi pemasangan sistem penerangan.

Latar belakang pelaksanaan program ini adalah kondisi penerangan jalur evakuasi yang sebelumnya masih dioperasikan secara manual dan sebagian terhubung langsung ke sumber listrik rumah warga. Akibatnya, beberapa lampu sering menyala terus-menerus meskipun tidak dibutuhkan, khususnya pada siang hari. Selain menyebabkan pemborosan energi listrik, kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi efektivitas penerangan saat terjadi kondisi darurat pada malam hari apabila lampu tidak dioperasikan secara tepat waktu.
Sebagai solusi, mahasiswa KKN merancang dan menerapkan sistem lampu otomatis berbasis sensor cahaya (LDR) yang mampu menyesuaikan kondisi pencahayaan lingkungan. Sistem ini memungkinkan lampu menyala secara otomatis saat intensitas cahaya menurun dan mati ketika kondisi lingkungan terang. Dengan demikian, pengoperasian lampu tidak lagi bergantung pada kontrol manual, melainkan berjalan secara mandiri dan efisien.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi kondisi jalur evakuasi dan titik lampu penerangan yang telah ada. Selanjutnya dilakukan perancangan sistem dan pemasangan sensor LDR pada fitting lampu di lokasi yang telah ditentukan. Setelah pemasangan, dilakukan pengujian fungsi sistem pada kondisi siang dan malam untuk memastikan lampu bekerja dengan baik. Kegiatan ini juga disertai dengan sosialisasi singkat kepada perangkat desa dan masyarakat mengenai cara kerja serta perawatan sistem lampu otomatis.
Melalui penerapan sistem lampu otomatis berbasis LDR ini, diharapkan penerangan jalur evakuasi di Desa Karangturi dapat berfungsi secara optimal, meningkatkan keselamatan masyarakat, serta mendukung penggunaan energi listrik yang lebih efisien dan berkelanjutan dalam jangka panjang.










