Betahwalang – Sebagai langkah meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sebuah program edukasi konservasi mangrove dilaksanakan di MI Betahwalang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa yang memadukan pembelajaran dengan metode interaktif agar siswa lebih antusias memahami peran penting mangrove.

Program ini berangkat dari kenyataan bahwa masih rendahnya pemahaman siswa terhadap fungsi mangrove sebagai pelindung ekosistem pesisir, serta kurangnya minat jika materi disampaikan secara teoritis. Untuk mengatasi hal tersebut, kegiatan dirancang dengan media sederhana seperti visual, kertas, dan papan tulis, dilengkapi kuis interaktif dengan hadiah kecil.

Materi edukasi menekankan pada tindakan praktis yang bisa dilakukan sehari-hari, misalnya membuang sampah pada tempatnya dan tidak merusak tanaman mangrove. Metode kuis yang digunakan melibatkan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas 2 dan 6 dengan sistem poin berhadiah untuk memacu semangat belajar.

Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan terjangkau. Melalui interaksi langsung dan pendekatan kreatif, anak-anak tidak hanya memahami pentingnya mangrove, tetapi juga tergerak untuk menjaga kelestariannya. Harapannya, generasi muda Desa Betahwalang dapat tumbuh menjadi penjaga ekosistem pesisir yang peduli dan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan di masa depan.

Editor: Handayat