JATENGKU.COM, KARANGANYAR — Selama lima bulan terakhir Kelompok Hibah MBKM Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan ID 1416 membangun Desa Berjo melalui program bertema “Optimalisasi Pengembangan Desa Berjo melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Layanan Pariwisata.” Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berfokus pada pengabdian dan pemberdayaan desa.

Berlangsung sejak bulan Februari hingga Juli 2025, kelompok mahasiswa UNS ini menginisiasi sejumlah program strategis untuk memperkuat sektor pariwisata desa khususnya di destinasi unggulan seperti Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda. Salah satu pencapaian utama program ini adalah pembuatan Virtual Reality Desa Berjo yang selanjutnya dinamai VR DOJO.

VR DOJO merupakan media promosi berbasis teknologi 360° yang kini dapat diakses melalui kanal YouTube resmi Hibah MBKM UNS-1416 dan dapat diakses melalui tautan berikut: https://youtube.com/@hibahmbkmuns1416. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan dengan memberikan pengalaman virtual destinasi sebelum berkunjung langsung ke lokasi.

Selain inovasi digital Kelompok Hibah MBKM UNS-1416 juga melaksanakan program magang di BUMDes Berjo khususnya di sektor pengelolaan wisata. Program magang ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa akan tetapi juga turut membantu operasional pariwisata desa secara langsung.

Sebagai bentuk pendampingan masyarakat kelompok Hibah MBKM UNS-1416 juga menggelar dua kegiatan sosialisasi dan satu workshop sebagai bentuk untuk pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pertama adalah Sosialisasi Pemanfaatan dan Penggunaan VR DOJO yang memperkenalkan masyarakat pada fungsi dan manfaat teknologi digital dalam mempromosikan potensi desa.

Suasana kegiatan sosialisasi oleh mahasiswa UNS yang memperkenalkan penggunaan teknologi Virtual Reality (VR DOJO) kepada warga Desa Berjo sebagai media promosi wisata digital.

Dilanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi Penggunaan Teknologi untuk Meningkatkan Pendapatan Desa yang menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Dr. Rima Vien Permata Hartanto, S.H., M.H., selaku dosen PPKn FKIP UNS, dan Rani Nelasari, S.Sos., pendiri Rekaloka Workshop Organizer dan Rekawara Marcomm Agency. Kedua narasumber membagikan wawasan praktis dan strategis dalam memanfaatkan media digital sebagai alat pemberdayaan ekonomi lokal.

Penutup dari rangkaian program ini adalah Workshop Pelatihan Konten Kreator yang ditujukan bagi warga Desa Berjo khususnya generasi muda. Pelatihan ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan dasar dalam membuat konten digital yang menarik dan informatif sehingga mereka dapat turut serta dalam upaya promosi wisata secara mandiri dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi aktif antara mahasiswa, dosen, BUMDes dan masyarakat, program hibah ini menjadi bukti konkret peran pendidikan tinggi dalam membangun desa.

Editor: Handayat

Tag