JATENGKU.COM, SUKOHARJO – Dalam upaya meningkatkan kecerdasan emosional sejak dini, Rahaina Amalia, seorang mahasiswi dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, melaksanakan program sosialisasi bertajuk “Pengenalan Emosi Dasar” pada Kamis (17/07/2025).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program KKN ini menyasar para siswa kelas 3 di SD Negeri 1 Plumbon, dengan tujuan membantu mereka mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi secara sehat dan positif.
Sesi sosialisasi diawali dengan pemaparan materi yang ceria dan interaktif menggunakan presentasi. Rahaina memperkenalkan enam emosi dasar yang sering dialami anak-anak, yaitu senang, sedih, marah, takut, terkejut, dan jijik. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti perasaan senang saat mendapat hadiah atau marah ketika mainannya direbut.
“Penting bagi anak-anak untuk tahu apa yang mereka rasakan agar bisa mengatur emosi dengan baik dan lebih memahami perasaan orang lain,” jelas Rahaina saat menjelaskan materi.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas praktek menggunakan buku kerja (workbook) berjudul “Warna dan Cerita Emosiku” yang dibagikan kepada setiap siswa. Workbook ini berisi serangkaian kegiatan edukatif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman siswa, antara lain:
- Mencocokkan Emosi: Siswa diminta menarik garis untuk menghubungkan gambar ekspresi dengan nama emosi yang tepat.
- Memilih Jawaban: Siswa memilih ekspresi emosi yang paling sesuai dengan skenario cerita, seperti saat kehilangan mainan atau mendengar petir.
- Cerita Emosiku: Siswa diajak untuk menuliskan alasan atau situasi yang biasa membuat mereka merasakan emosi tertentu.
- Menggambar Emosi: Sebagai puncak kreativitas, siswa diminta menggambar emosi yang sedang mereka rasakan hari itu dan menceritakannya.
Seluruh rangkaian acara dibawakan dalam suasana yang hangat dan menyenangkan, sehingga para siswa tampak sangat antusias dan tidak ragu untuk berpartisipasi aktif. Mereka berani bertanya dan berbagi cerita tentang perasaan mereka sendiri.
Untuk memastikan keberlanjutan program, salinan materi presentasi dan workbook juga diserahkan kepada pihak sekolah. Diharapkan materi ini dapat menjadi alat bantu bagi para guru untuk melanjutkan pendidikan karakter, khususnya dalam pengembangan kecerdasan emosional siswa di kemudian hari.
Penulis: Rahaina Amalia (Fakultas Psikologi)
Dosen Pembimbing Lapangan:
Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM., M.Kes.
dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med., Ph.D
Prof. Dr. Ir. Suharyanto, M.Sc.
Novia Sari Ristanti, S.T., M.T.









