JATENGKU.COM, SEMARANG Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T), Zharabib Rizha Moammereta, sukses memberikan sosialisasi bijak menyikapi konten makanan di media sosial kepada anak-anak RT 02 RW 03 Kelurahan Pedurungan Kidul pada Minggu (20/07).

Sosialisasi ini tercetus atas kekhawatiran mahasiswa saat melihat maraknya konten makanan di media sosial yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi anak. Mulai dari konten eksperimen campuran makanan, konten mukbang, konten challenge makanan yang terlalu ekstrem, hingga konten makanan viral dari influencer.

Dampak negatif yang dapat dirasakan anak jika tidak mampu menyikapi konten makanan secara bijak adalah risiko terpapar penyakit karena ketidakseimbangan nilai gizi pada makanan yang dikonsumsi serta mengalami Fear of Missing Out (FOMO) jika tidak mengikuti tren makanan viral.

Oleh sebab itu, mahasiswa di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Riris Tiani, S.S., M.Hum., dan Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. menginisiasi program sosialisasi ini guna meningkatkan sikap kritis anak ketika menjumpai konten makanan serta menekankan bahwa setiap informasi yang diperoleh dari media sosial perlu dievaluasi sebelum ditelan atau disebarluaskan.

Kegiatan diawali dengan memberikan kesempatan bagi tiap anak untuk memperkenalkan diri disambung dengan menyerukan yel-yel guna memantik semangat anak. Usai terpantik, kegiatan dilanjutkan dengan masuk pada materi pengenalan definisi literasi digital yang menekankan pentingnya aspek evaluasi beserta penjelasan contoh-contoh konten makanan yang perlu dievaluasi secara bijak sekaligus tips ideal untuk mengevaluasinya.

Di akhir kegiatan, mahasiswa mengadakan kuis interaktif seputar materi yang telah disampaikan. Antusiasme terasa mebara sebab tiap anak berlomba ingin mengutarakan jawabannya. Kuis ini berhasil memupuk keberanian anak dalam berpendapat serta mengukur pemahaman anak terkait materi sosialisasi. Tidak lupa, mahasiswa turut memberikan hadiah bagi anak-anak yang berhasil menjawab secara tepat.

Potret peserta sosialisasi yang menjawab pertanyaan kuis interaktif.

Salah satu peserta sosialisasi, Aulia, mengaku bahwa kegiatan sosialisasi berlangsung menyenangkan dan relevan baginya.

“Hari ini aku seneng banget, materinya menarik terus contoh kontennya pernah aku liat di TikTok sama YouTube. Sekarang jadi tau dan bakal lebih hati-hati kalo nemu konten makanan di sana. Kuisnya juga seru,” ujar Aulia.

Selain peserta, para orang tua turut hadir meramaikan suasana. Ketua RT 02 RW 03 Pedurungan Kidul, Agus Pram, mengaku terkesan dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang memberikan dampak positif bagi anak-anak di Pedurungan Kidul.

“Program kerjanya bagus banget dapat mengedukasi anak-anak menjadi lebih bijak dan teliti dalam bermedia sosial. Anak-anak juga bersemangat saat mengikuti kegiatannya,” tutur Agus.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa berharap agar anak-anak tidak hanya mampu menggunakan media sosial secara cermat, tetapi juga mampu membangun kebiasaan makan yang lebih sehat.

Editor: Handayat