JATENGKU.COM, BATANG – Telaga Mendongan, sebuah telaga alami yang terletak di Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, kini tengah dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam oleh Tim 1 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 65 Universitas Diponegoro dengan judul KKN “Optimalisasi Pengelolaan Desa Wisata Alam Berbasis Komunitas Masyrakat”.

Tim ini terdiri dari delapan mahasiswa lintas program studi yakni Nimas, Arib, Bima, Ako, Rachel, Elisa, Tata, dan Nia yang bersatu dalam misi menyusun masterplan pengembangan kawasan wisata Telaga Mendongan secara terpadu dan berkelanjutan.

Dikenal dengan lanskap pegunungan yang asri serta udara yang sejuk, Telaga Mendongan menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan. Namun, hingga saat ini kawasan tersebut belum memiliki penataan ruang yang terintegrasi. Menjawab tantangan itu, Tim 1 KKN-T IDBU 65 Universitas Diponegoro merancang sebuah masterplan yang mencakup zonasi fungsi kawasan, penempatan fasilitas wisata, hingga usulan infrastruktur berbasis potensi lokal dan kearifan masyarakat.

Pemandangan Telaga Mendongan di Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, yang menjadi salah satu fokus pengembangan potensi wisata oleh mahasiswa KKN-T IDBU 65 UNDIP tahun 2025.

“Perancangan ini diawali dengan survei lapangan, wawancara dengan warga dan tokoh masyarakat, serta pemetaan kondisi eksisting kawasan. Kami ingin menghasilkan desain yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga ramah lingkungan dan berpihak pada masyarakat lokal,” ujar Nimas Violina, Koordinator Tim 1 Design Masterplan dari Program Studi Arsitektur UNDIP.

Beberapa elemen utama dalam desain meliputi zona edukasi alam, area pemancingan, glamping, kawasan UMKM, spot foto, goatland, serta fasilitas penunjang seperti tempat duduk, papan informasi, dan titik penerangan.

Bu Ela, selaku Sekretaris Desa Pranten, menyambut baik inisiatif ini dan berharap Telaga Mendongan bisa lebih dikenal luas. “Kami sangat senang dengan adanya kolaborasi dari mahasiswa UNDIP ini. Harapannya, Telaga Mendongan bisa menjadi destinasi yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi warga desa tanpa menghilangkan nilai-nilai lokal dan kelestarian alamnya,” ungkapnya.

Dengan adanya masterplan ini, diharapkan Telaga Mendongan dapat tumbuh menjadi salah satu destinasi wisata andalan Desa Pranten yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan warisan budaya lokal.

Penulis: Amirah Ghania

Editor: Handayat