JATENGKU.COM, Karanganyar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) mengadakan kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Berjo, Karanganyar. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (22/7/2025) dari pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, memberikan kesempatan bagi para petani, khususnya petani bunga potong, untuk belajar tentang teknologi baru.
Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk memperkenalkan teknologi penyiraman otomatis menggunakan Bardi Smartplug kepada para petani bunga potong. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN-T dalam mendorong inovasi pertanian yang efisien dan ramah lingkungan di wilayah pedesaan.
Penyuluhan dimulai dengan pemutaran video tutorial yang menjelaskan langkah-langkah pemasangan dan penggunaan Bardi Smartplug. Setelah itu, peserta diajak untuk membahas booklet yang telah disiapkan oleh tim KKN-T, yang memuat informasi mengenai manfaat alat serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) terkait penerapannya dalam pertanian bunga potong.
Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung di green house milik warga, di mana para petani dapat melihat secara langsung cara kerja alat tersebut. Sesi tanya jawab yang interaktif menunjukkan antusiasme tinggi dari para petani terhadap teknologi baru ini.
Pak Hariyanto, salah satu tokoh masyarakat yang hadir, menyampaikan harapannya dengan adanya teknologi ini, “Mudah-mudahan dengan dipasangnya teknologi ini, hasil pertanian lebih bagus karena perairan lebih terjamin.”
Sementara itu, Pak Larno, petani bunga potong, menambahkan, “Sangat membantu, mudah-mudahan bisa lancar dan bisa digunakan untuk petani di sekitar.” Kesan dan pesan ini mencerminkan harapan serta semangat warga dalam mengadopsi teknologi untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.
Melalui kegiatan ini, para petani berharap bahwa penggunaan alat penyiraman otomatis dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka. Mahasiswa KKN-T 147 UNDIP pun berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam penerapan teknologi tepat guna, sebagai bagian dari kontribusi nyata mereka terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam transformasi pertanian di Desa Berjo menuju yang lebih modern dan efisien.
Penulis: Nashwa Fandi Abidah, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro











