JATENGKU.COM, Sragen – Pengelolaan persediaan barang merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pencatatan stok yang belum tertata dengan baik dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara jumlah persediaan dan kebutuhan usaha. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dasar mengenai pengelolaan dan pembukuan stok barang secara sederhana dan aplikatif.

Berdasarkan kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Reguler Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan program Edukasi Pengelolaan dan Pembukuan Stok Barang bagi UMKM melalui Penerapan Kartu Stok Manual. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan persediaan barang secara sistematis guna memantau keluar masuk serta sisa stok barang.

Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pencatatan stok barang dan cara penggunaan kartu stok manual sebagai alat pencatatan persediaan. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan kartu stok barang kepada pelaku UMKM dan mendampingi penerapannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Program ini diterapkan pada tiga UMKM di Desa Ngargosari. Melalui penerapan kartu stok manual, pelaku UMKM diharapkan dapat memantau persediaan barang dengan lebih mudah dan teratur, sehingga mendukung perencanaan usaha dan pengelolaan stok yang lebih efisien.

Kegiatan edukasi ini mendapat respons yang baik dari pelaku UMKM karena dinilai praktis dan mudah diterapkan. Program Edukasi Pengelolaan dan Pembukuan Stok Barang melalui Penerapan Kartu Stok Manual diharapkan dapat membantu pelaku UMKM Desa Ngargosari dalam meningkatkan kerapian administrasi usaha secara bertahap.

Penulis: Maulana Giri Cipta Pradana
DPL: Putri Rizka Citaningati, S.E., M.SEI.
Lokasi KKN: Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen
KKN Reguler TIM 105 Universitas Diponegoro Tahun 2026

Editor: Handayat

Tag