JATENGKU.COM, SEMARANG — Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro, mahasiswa Tim 45 memperkenalkan media literasi visual kepada anak-anak TPQ di Desa Pakintelan melalui kegiatan “Pojok Literasi Anak di Taman TOGA”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi anak-anak desa dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan dan kontekstual.
Kegiatan dilaksanakan pada Senin (7/7/2025) pukul 16.00 WIB, berlokasi di Pojok Literasi yang berada di area Taman TOGA, sebuah lokasi strategis yang kerap menjadi tempat bermain anak-anak. Dengan memanfaatkan momen tersebut, mahasiswa KKN-T menghadirkan media edukatif berupa poster berwarna pastel berisi fakta-fakta unik tentang sayuran lokal, seperti kangkung, sawi, bayam, hingga terong dan cabai.
Poster dirancang dengan ilustrasi menarik dan bahasa yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak-anak agar lebih mudah dipahami dan menumbuhkan rasa ingin tahu. Anak-anak yang merupakan peserta rutin TPQ pun antusias menyimak dan berinteraksi langsung melalui sesi tanya jawab, misalnya tentang sayuran apa yang sering mereka konsumsi di rumah serta manfaat kesehatannya.
Edukasi Terintegrasi dengan Kegiatan Harian Anak-Anak
Kegiatan ini tidak bersifat satu kali, melainkan terintegrasi dengan aktivitas rutin pengajaran TPQ yang saya lakukan dari Senin hingga Jumat. Dengan demikian, pendekatan ini memperkuat keterlibatan dan pemahaman anak secara berkelanjutan. Setiap hari Rabu, saya juga membacakan buku cerita bertema kisah nabi-nabi dalam suasana santai untuk menumbuhkan minat baca serta memperkenalkan literatur Islami sejak dini.
Tak hanya membaca poster, anak-anak juga diajak mencoba permainan tradisional seperti congklak dan egrang yang tersedia di pojok literasi. Menariknya, beberapa anak mengaku baru pertama kali mencoba permainan tersebut dan menunjukkan ketertarikan tinggi.
Kini, anak-anak mulai datang ke pojok literasi secara mandiri, bahkan di luar jam kegiatan, sekadar untuk melihat poster, membaca buku, atau bermain. Hal ini menunjukkan bahwa pojok literasi mulai berfungsi sebagai ruang belajar alternatif yang menarik dan mudah diakses oleh anak-anak.

Pelatihan Website SiLaker untuk Pegawai Kelurahan Pekintelan
Tak hanya menyasar anak-anak, saya juga melaksanakan program pelatihan website layanan administrasi kelurahan “SiLaker” yang menyasar pegawai Kelurahan Pekintelan. Pelatihan berlangsung pada hari yang sama, 7 Juli 2025 pukul 10.00 WIB, bertempat di kantor kelurahan.
Materi pelatihan mencakup:
- Proses login ke website
- Navigasi fitur utama
- Simulasi pembuatan surat keterangan secara langsung
Kami juga membagikan leaflet atau brosur panduan yang berisi langkah-langkah praktis penggunaan SiLaker. Pelatihan dilakukan secara langsung dengan praktik individual. Para pegawai mengikuti instruksi sambil didampingi secara personal di setiap perangkat komputer mereka.
Salah satu keberhasilan nyata adalah ketika seorang pegawai berhasil memproses surat keterangan untuk keperluan pinjaman bank milik seorang warga pemilik toko sembako.
Melalui kegiatan literasi visual dan pelatihan digital ini, saya berharap tumbuh budaya belajar yang adaptif dan menyenangkan di tengah masyarakat, baik untuk anak-anak maupun pegawai desa. Dengan pendekatan yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari, literasi bukan lagi sesuatu yang asing, melainkan menjadi bagian dari keseharian mereka.
Penulis: Devia Ayu Sitarani, Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro









