JATENGKU.COM, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 27 dari Desa Bergas Kidul dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan mengajar mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Dusun Kemloko. Program ini dirancang untuk membantu anak-anak desa belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih baik sekaligus menumbuhkan kecintaan dan rasa hormat pada ilmu agama.

Kegiatan terjadwal ini mampu memberikan suasana pembelajaran yang teratur dan konsisten, sehingga anak-anak dapat mengikuti proses belajar dengan baik dan serius. Selain itu, program ini juga menjadi sarana silaturahmi antara mahasiswa dan anggota masyarakat sekitar.

Kegiatan mengaji dilakukan di mushola Dusun Kemloko setiap hari selasa dan kamis pada malam hari (setelah sholat magrib), waktu yang dianggap paling tepat agar anak-anak dan remaja dapat berpartisipasi dengan optimal tanpa mengganggu aktivitas sekolah atau waktu bermain mereka.

Mahasiswa KKN menggunakan metode pengajaran yang interaktif dan mudah dimengerti, membuat suasana belajar menjadi seru dan penuh semangat. Anak-anak merasa nyaman dan termotivasi untuk terus belajar karena proses pembelajaran yang dilakukan tidak membosankan. Pendampingan dan pengawasan yang intensif juga diberikan agar setiap peserta didik benar-benar mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar dan benar.

Selain fokus pada kemampuan baca tulis Al-Qur’an, kegiatan ini juga memberi penanaman nilai-nilai karakter, disiplin, serta pemahaman agama secara menyeluruh dan menyenangkan. Mahasiswa KKN berperan sebagai sosok pembimbing yang sabar dan penuh pengertian, membantu membentuk karakter anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti. Kegiatan rutin ini juga memberi kesempatan bagi anak-anak untuk bertanya dan memahami makna ayat-ayat suci secara lebih dalam.

Respon dari masyarakat dan pengurus mushola sangat positif serta penuh dukungan. Mereka menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan antusiasme mahasiswa dalam menjalankan program mengaji ini. Harapan besar pun disematkan agar kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan berkembang menjadi program yang lebih luas lagi. Kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat diyakini dapat mempererat ikatan sosial sekaligus memperkuat penguatan iman dan pendidikan agama di desa.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, mahasiswa KKN Kelompok 27 Desa Bergas Kidul siap terus memberikan kontribusi nyata bagi generasi muda desa. Program mengajar mengaji ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter anak-anak yang beriman, cerdas, dan bertanggung jawab. Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk masa depan desa yang lebih berdaya dan bermartabat melalui pendidikan agama yang berkualitas.

Editor: Handayat