Kuliah Kerja Nyata atau KKN selalu jadi momen bagi mahasiswa untuk turun langsung ke masyarakat, ngabdi sambil belajar banyak hal. Nah, kali ini, mahasiswa dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang lagi jalani KKN di wilayah Kelurahan Brumbung, Kecamatan Mranggen, Jawa Tengah, punya inisiatif keren buat cegah bullying di sekolah. Mereka fokus di SDN Brumbung, salah satu sekolah dasar di daerah itu, dengan program Sosialisasi Anti Bullying yang dirancang khusus buat bikin lingkungan sekolah lebih aman dan nyaman buat anak-anak.
Program ini dimulai dari pengamatan mahasiswa KKN UPGRIS yang lihat kalau bullying masih sering terjadi di sekolah-sekolah, kayak ejekan, pukulan, atau bahkan cyberbullying lewat medsos. Mereka nggak mau diam aja, jadi langsung bikin kegiatan sosialisasi yang edukatif dan interaktif. Bullying itu kan perilaku buruk yang bisa bikin anak-anak korban jadi trauma, nggak percaya diri, atau bahkan prestasi sekolahnya turun. Dengan program ini, mahasiswa UPGRIS berharap bisa nambahin kesadaran siswa soal bahaya bullying, sambil ajarin cara cegah dan tangani kalau ada kejadian.
Mahasiswa KKN UPGRIS yang terlibat dalam program ini datang dari berbagai jurusan. Mereka kerja sama erat sama kepala sekolah SDN Brumbung dan guru-guru di sana, yang kasih dukungan penuh dari awal. Siswa-siswa Kelas 4 SDN Brumbung jadi sasaran utama, karena merekalah generasi muda yang perlu dilatih buat saling hormat dan empati.
Program ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 7 Februari 2026 , di SDN Brumbung. Acara dimulai pagi hari dengan permainan peran tentang empati, dan presentasi soal dampak bullying dan bernyanyi dengan siswa yang seru dan edukatif.
Lokasinya jelas di SDN Brumbung, yang terletak di Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Jawa Tengah. Ini tempat strategis karena SD Brumbung sering jadi pusat kegiatan anak-anak di desa itu. Mahasiswa UPGRIS nggak cuma fokus di dalam kelas, tapi juga bawa kegiatan ke luar, kayak ke lapangan buat mencontohkan perilaku yang tidak diperbolehkan dan termasuk tindakan bullying.
Cara jalannya program ini cukup menarik. Program ini cuma melibatkan siswa kelas 4 SDN Brumbung. Pertama, mahasiswa ajak siswa diskusi tentang empati dan saling menghormati. Kedua, dikasih materi soal strategi cegah, kayak lapor ke guru atau bantu teman yang dibully. Ketiga, mahasiswa ajak siswa bernyanyi lagu anti bullying yang catchy dan mudah diinget, biar pesan anti bullying lebih menyenangkan dan melekat di hati anak-anak. Keempat, ada permainan peran di mana siswa main jadi korban atau pelaku bullying, biar pesan anti bullying mudah diinget.
Secara keseluruhan, program Sosialisasi Anti Bullying ini bukan cuma kegiatan biasa, tapi investasi buat masa depan anak-anak di SDN Brumbung. Mahasiswa KKN UPGRIS yang ikut bakal dapat pengalaman berharga soal kepemimpinan dan peduli sosial, sementara siswa langsung rasain manfaat lingkungan sekolah yang lebih harmonis. Dengan inisiatif kayak gini, diharap bullying bisa berkurang, dan anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa takut. Mari bersama-sama ciptain sekolah bebas bullying!












