JATENGKU.COM, GROBOGAN — Universitas Diponegoro kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tahun ini, UNDIP menerjunkan mahasiswa dari berbagai lintas program studi untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Sugihmanik. Kegiatan KKN ini berada di bawah bimbingan langsung Prof. Dr. Sri Hartini, S.T., M.T., selaku dosen pembimbing lapangan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T IDBU 69 Universitas Diponegoro pada tanggal 13 Juli 2025 mengusung tema Pemanfaatan Limbah Tahu dalam Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Desa Sugihmanik. Fokus utama dari program ini adalah pengolahan limbah tahu menjadi Pupuk Organik Cair (POC).

Para mahasiswa KKN hadir untuk memberikan solusi terhadap permasalahan limbah tahu di Dusun Sendangmudal. Kegiatan yang dilaksanakan di Dusun Sendangmudal ini dihadiri oleh perangkat dan warga desa Sendangmudal dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mampu mengelola limbah tahu secara mandiri dan berkelanjutan.

Mahasiswa memberikan pelatihan langsung kepada warga tentang cara pembuatan POC dari limbah cair tahu. Pupuk ini dibuat melalui proses fermentasi sederhana yang melibatkan penggunaan EM4 (Effective Microorganisms 4) dan gula merah sebagai bahan utama. Tidak hanya digunakan sebagai solusi pengurangan limbah, pupuk ini juga berguna untuk menyuburkan tanah, meningkatkan hasil pertanian, serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Mahasiswa KKN Undip memberikan pelatihan praktis kepada warga Dusun Sendangmudal, Grobogan, tentang cara membuat Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah cair tahu menggunakan EM4 dan gula merah.

Langkah Praktis Pembuatan POC dari Limbah Tahu

Alat dan Bahan :

  1. 1 liter limbah cair tahu
  2. 1 tutup botol EM4
  3. 3 sendok makan gula merah (dipotong kecil-kecil)
  4. Wadah tertutup dan pengaduk

Langkahnya: Campurkan semua bahan-bahan tersebut ke dalam wadah, lalu aduk rata sampai semua bahan larut. Setelah itu, tutup rapat wadah dan diamkan selama 2-3 minggu di tempat teduh.

Pupuk organik cair dari limbah tahu memiliki banyak manfaat jika digunakan secara rutin. Berikut adalah manfaat Pupuk Organik Cair (POC) :

  1. Meningkatkan kesuburan tanah
  2. Membantu tanaman lebih tahan penyakit
  3. Nutrisi terserap secara bertahap
  4. Ramah lingkungan dan mampu menjaga kesehatan manusia
  5. Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia
  6. Menghemat biaya pertanian
  7. Memperbaiki struktur tanah
  8. Meningkatkan kehidupan mikroorganisme tanah
  9. Mendukung pertanian berkelanjutan

Kegiatan ini mendapatkan antusias dan dukungan yang sangat baik dari masyarakat Desa Sugihmanik, khususnya warga Dusun Sendangmudal.

Kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa KKN-T IDBU 69 Universitas Diponegoro untuk membangun kesadaran masyarakat desa terhadap pentingnya lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, masyarakat dapat melanjutkan praktik pengolahan limbah secara mandiri dengan menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai alternatif yang ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Semangat pengabdian yang dibawa oleh mahasiswa KKN-T IDBU 69 Universitas Diponegoro diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Desa Sugihmanik dan menginspirasi desa-desa yang lain.

Penulis: Anggita Defia Nazarena

Editor: Handayat