JATENGKU.COM, SEMARANG — Kegiatan edukatif bertajuk “Sambiroto Sehat dengan TOGA: Tanam, Rawat, dan Cegah Hipertensi” telah sukses dilaksanakan pada hari Jumat, 18 Juli 2025 di Balai PKK Kelurahan Sambiroto pukul 09.00–11.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja multidisiplin Tim KKN-T 118 Kelompok 5 Universitas Diponegoro yang mengusung tema besar “Pemanfaatan TOGA Menjadi Produk Jahe Bubuk untuk Pencegahan Sindrom Metabolik melalui Edukasi dan Digitalisasi Kesehatan.”

Peserta kegiatan adalah para ibu-ibu PKK RW setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas dalam bentuk penyuluhan interaktif. Materi disampaikan secara langsung oleh mahasiswa atas nama Indah Ramadhanty menggunakan media PowerPoint dan leaflet sebagai alat bantu visual. Dalam penyampaian, para peserta diberikan informasi mengenai jenis-jenis tanaman obat keluarga (TOGA) yang berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi, yaitu jahe, seledri, daun salam, dan kumis kucing.

Selain pengenalan manfaat herbal, kegiatan ini juga mendorong partisipasi warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan dalam menanam TOGA. Peserta diajak untuk menanam dan merawat tanaman herbal secara mandiri guna mencegah hipertensi secara alami, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan kimia.

“Ibu-ibu perlu tahu, bahwa tanaman yang tumbuh di halaman rumah pun bisa menjadi solusi alami untuk kesehatan,” ujar Indah saat menyampaikan manfaat jahe sebagai antihipertensi alami.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu-ibu dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga untuk menerapkan gaya hidup sehat berbasis herbal. Kegiatan ini sekaligus menghidupkan kembali pemanfaatan TOGA sebagai warisan budaya yang selaras dengan prinsip kesehatan holistik.

Dengan pendekatan edukatif yang sederhana namun aplikatif, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

Editor: Handayat