JATENGKU.COM, SUKOHARJO — Dalam rangka meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kebersihan lingkungan sekolah untuk mewujudkan desa sehat, sejumlah mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi bertajuk “Edukasi Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik untuk Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat di Desa Plumbon, Kabupaten Sukoharjo.”

Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 3 Plumbon, yang berlokasi di Dusun Tunggon RT/RW 04/04, Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu (19/07/2025). Sosialisasi yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir tanpa menunjukkan rasa bosan.

Program edukasi diawali dengan pemaparan materi mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik yang disampaikan dengan cara interaktif dan menyenangkan.

Mahasiswa KKN Undip menghadirkan alat peraga, contoh sampah nyata, serta permainan edukatif yang dirancang agar mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan ini juga diselipi dengan tanya jawab seputar lingkungan untuk meningkatkan pemahaman siswa.

Para siswa juga diajak untuk melakukan praktik langsung memilah sampah ke dalam tempat yang telah diberi label sesuai jenisnya, sehingga mereka dapat mengaplikasikan ilmu secara langsung.

Sosialisasi dan edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik pada siswa SDN 3 Plumbon untuk mendorong kesadaran lingkungan sejak dini.

“Aku jadi tahu sekarang kalau sampah itu harus dipisah supaya lingkungan bersih. Seru juga belajar kayak gini,” ujar Embun, siswi kelas 4 SDN 3 Plumbon yang mengikuti kegiatan dengan semangat. Beberapa siswa lainnya juga menyatakan bahwa mereka akan mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah di rumah masing-masing.

Kepala Sekolah SDN 3 Plumbon, menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya edukasi lingkungan seperti ini. Anak-anak jadi lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan, dan kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin,” tuturnya sambil menyampaikan apresiasi kepada tim KKN Undip yang telah memberikan kontribusi positif.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN bersama pihak sekolah berencana membuat dan memasang poster pemilahan sampah di berbagai sudut sekolah. Selain itu, rencana pembuatan pojok lingkungan juga sedang dipertimbangkan. Harapannya, siswa dapat terus mengingat dan menerapkan perilaku memilah sampah demi mendukung lingkungan yang bersih dan sehat secara berkelanjutan.

Penulis: Farras Muhammad Zahran

Editor: Handayat