JATENGKU.COM, Klaten — Salah satu keresahan yang dialami oleh warga masyarakat Desa Jogoprayan adalah hama tikus yang menyerang tanaman padi mereka. Ganasnya serangan hama tikus menyebabkan kerugian yang besar karena gagal panen.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan kegiatan pendampingan pembuatan serta pemanfaatan eco enzyme sebagai pestisida alternatif ramah lingkungan yang dapat mengusir hama tikus.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Tuwaijiri ini dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Januari 2026 mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan sosialisasi mengenai eco enzyme secara umum, meliputi pengertian eco enzyme, bahan dasar, serta proses pembuatannya.

Selanjutnya, sosialisasi pemanfaatan eco enzyme di bidang pertanian sebagai pestisida alami disampaikan oleh Tutik Rahayu, mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.

Mahasiswa KKN UNDIP Memperkenalkan Eco Enzyme Sebagai Pestisida Alami Pengusir Hama Tikus

Ibu-ibu yang mayoritas adalah para petani penggarap mendapatkan penjelasan mengenai fungsi eco enzyme bagi tanaman, cara pengenceran, serta dosis dan tata cara penerapan yang sesuai agar penggunaannya aman, efektif, dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap dapat mengenalkan eco enzyme sebagai alternatif solusi pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Editor: Handayat

Tag