JATENGKU.COM, PekalonganMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 1 Kelompok 54 Desa Ketitang Lor, Lucky Aditya Budiono, melaksanakan program kerja sosial masyarakat dengan mengembangkan modul Layanan Mandiri Desa yang terintegrasi dalam Aplikasi Desa Okelur pada periode 15–31 Januari 2026.

Program ini digagas oleh Lucky Aditya Budiono dari Program Studi Teknik Elektro, serta didukung oleh rekan-rekannya, yaitu Luthan Maulana (Manajemen dan Administrasi Logistik), Yaser Rafi P. (Sastra Indonesia), Dandy Kuniawan (Peternakan), Fasya Anindita L. P. (Ekonomi), Lucky Aditya B. (Teknik Elektro), Shekina Abelia M. U. (Teknik Mesin), Naya Nasywaa A. (Arsitektur), dan I Wayan Nararya N. P. (Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan).

Program kerja ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Berdasarkan hasil wawancara dengan Pemerintah Desa Ketitanglor, diketahui bahwa sebelumnya belum tersedia sistem layanan mandiri yang dapat membantu proses persuratan secara otomatis, sehingga pelayanan masih dilakukan secara manual dan memerlukan waktu yang relatif lama.

Mahasiswa KKN UNDIP Kembangkan Modul Layanan Mandiri pada Aplikasi Desa “Okelur” di Desa Ketitanglor

Modul Layanan Mandiri yang dikembangkan merupakan salah satu komponen dari Aplikasi Desa Okelur, sebuah portal layanan desa yang masih berada dalam tahap pengembangan. Melalui modul ini, proses pembuatan surat administrasi desa dapat dilakukan dengan lebih mudah, di mana pengguna cukup memilih jenis surat dan mengisi data yang dibutuhkan, kemudian sistem akan menghasilkan surat sesuai format yang telah ditentukan.

Jenis surat yang dapat dihasilkan melalui modul Layanan Mandiri ini meliputi surat kependudukan, surat keterangan menikah atau belum menikah, surat keterangan satu nama, surat keterangan bekerja atau tidak bekerja, Surat Keterangan Usaha (SKU), Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta berbagai surat keterangan lainnya yang tidak berkaitan dengan pertanahan.

“Aplikasi ini dirancang untuk membantu pemerintah desa dalam mempercepat proses persuratan dan mengurangi pengolahan data secara manual. Modul Layanan Mandiri ini nantinya akan menjadi bagian dari Aplikasi Desa Okelur,” ujar Lucky.

Modul Layanan Mandiri ini dikembangkan pada platform Android menggunakan framework Flutter dengan dukungan penyimpanan data lokal. Fitur utama yang tersedia meliputi pemilihan jenis surat, pengisian data pemohon, pratinjau surat, serta unduhan dokumen surat yang telah dihasilkan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengembangan modul Layanan Mandiri dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu wawancara dengan pihak Pemerintah Desa, perancangan sistem bersama Sekretaris Desa, pembuatan aplikasi, uji coba fitur, serta penyerahan modul kepada Sekretaris Desa Ketitanglor untuk proses integrasi ke dalam Aplikasi Desa Okelur.

Penyerahan modul aplikasi tersebut telah dilakukan dan didokumentasikan sebagai bagian dari hasil program kerja KKN. Meskipun Aplikasi Desa Okelur belum dipublikasikan dan di deploy secara resmi, pengembangan modul Layanan Mandiri ini diharapkan dapat menjadi langkah awal digitalisasi pelayanan administrasi di Desa Ketitanglor.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN UNDIP berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital desa, khususnya dalam bidang pelayanan administrasi yang lebih efisien, tertib, dan berbasis teknologi.

Editor: Handayat

Tag