JATENGKU.COM, PANTIANOM – Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Ardan Rafi Rasendriya, bersama Pemerintah Desa menyelenggarakan sosialisasi pemetaan jenis tanah dan rekomendasi tanaman pada Selasa (27/01/2026) pukul 16.00 WIB di Balai Desa Pantianom.
Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan panduan kepada warga mengenai jenis tanaman palawija yang paling tepat ditanam sesuai dengan kondisi lahan masing-masing agar hasil panen tumbuh lebih optimal. Program ini juga merupakan bagian dari inisiatif Program Multidisiplin 1 KKN Undip yang difokuskan pada penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.

Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif ini, Tim KKN memaparkan bahwa wilayah Desa Pantianom seluas 196,66 Ha memiliki dua karakteristik tanah yang berbeda. Lahan desa terdiri dari jenis Tanah Aluvial seluas 113,43 Ha dan Tanah Endapan Pantai seluas 83,23 Ha.
Berdasarkan data tersebut, para petani diberikan edukasi bahwa lahan yang subur di daerah aluvial sangat baik untuk tanaman seperti padi, jagung, atau bawang merah. Sementara itu, untuk lahan di area endapan pantai yang cenderung berpasir, warga disarankan menanam palawija seperti singkong, kacang tanah, hingga buah semangka.
Menanggapi hasil pemetaan tersebut, perangkat Desa Pantianom menjelaskan bahwa dengan memahami karakteristik tanah di wilayah desa, warga dapat lebih bijak menentukan jenis tanaman yang cocok untuk ditanam setelah masa panen utama. Hal ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian yang pada akhirnya akan menambah pendapatan bagi para petani setempat. Melalui edukasi ini, Desa Pantianom berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan demi kesejahteraan seluruh masyarakat.
Penulis: Ardan Rafi Rasendriya (Perencanaan Wilayah dan Kota , Fakultas Teknik)
DPL: Muhammad Arief Zuliyan S.IP., LL.M.
Lokasi KKN: Desa Pantianom, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan







