Sragen – Mahasiswa TIM 119 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rachel Patrichia dari Program Studi Arsitektur 2022   yang melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, merancang sebuah sistem aquaponik sebagai salah satu program kerja unggulan. Program ini bertujuan untuk memberikan contoh pemanfaatan pekarangan rumah warga yang masih luas agar lebih produktif dan bernilai ekonomis.

Aquaponik merupakan sistem budidaya terpadu yang menggabungkan perikanan dan pertanian dalam satu siklus yang saling menguntungkan. Limbah dari budidaya ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi bagi tanaman, sementara tanaman berperan sebagai penyaring alami air sehingga kualitas air bagi ikan tetap terjaga. Konsep ini dinilai sesuai dengan kondisi desa yang sebagian warganya telah memiliki kolam ternak ikan, khususnya lele.

Dalam perancangannya, sistem aquaponik yang dibuat oleh mahasiswa KKN disesuaikan dengan kolam ternak lele yang sudah ada milik warga. Dengan pendekatan ini, aquaponik tidak perlu dibangun dari awal, melainkan dikembangkan dari sarana yang telah tersedia. Tanaman seperti kangkung, selada, dan sawi dipilih karena mudah dibudidayakan serta memiliki nilai konsumsi harian bagi masyarakat.

Mahasiswa KKN berharap rancangan ini dapat menjadi contoh awal penerapan aquaponik skala rumah tangga. Ke depannya, sistem ini masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi kebun aquaponik yang lebih luas dan terintegrasi, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga maupun sebagai peluang usaha kecil berbasis pekarangan.

Mahasiswa KKN menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses edukasi kepada masyarakat. “Kami ingin memberikan contoh sederhana bahwa pekarangan rumah dan kolam lele yang sudah ada bisa dimanfaatkan lebih optimal. Aquaponik ini kami rancang agar mudah diterapkan dan dapat dikembangkan sendiri oleh warga menjadi kebun aquaponik yang lebih besar,” ujarnya.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Sumberejo dapat terinspirasi untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekitar secara berkelanjutan. Rancangan aquaponik ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian pangan rumah tangga serta peningkatan kesadaran akan pertanian ramah lingkungan.

Editor: Handayat

Tag