JATENGKU.COM, BanyumasMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Cikembulan 020 dari Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dzikri Danu Akhmad, melaksanakan program kerja berupa penerapan alat monitoring suhu ruangan berbasis sensor untuk fasilitas desa di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas pada Kamis (12/02/2026)

Program ini bertujuan untuk membantu fasilitas umum desa dalam memantau kondisi suhu ruangan secara real-time guna menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan terkontrol. Alat monitoring suhu berbasis sensor ini dirancang dan dibuat langsung oleh mahasiswa KKN sebagai bentuk implementasi keilmuan Teknik Mesin dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Penerapan teknologi ini diharapkan dapat membantu perangkat desa dalam menjaga stabilitas suhu di ruangan-ruangan penting seperti balai desa maupun fasilitas pelayanan publik lainnya. Dengan adanya sistem monitoring ini, pengelola fasilitas dapat melakukan pengawasan suhu secara lebih efektif dan efisien.

Koordinator KKN Cikembulan 020 menyampaikan bahwa program kerja ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan desa berbasis teknologi tepat guna. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik langsung di lapangan.

Pemerintah Desa Cikembulan menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN. Diharapkan, alat monitoring suhu ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan fasilitas desa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Cikembulan 020 menunjukkan komitmen Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan desa melalui inovasi teknologi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Editor: Handayat

Tag