Gedanganak — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bidang Kewirausahaan melaksanakan program rebranding dan pendampingan usaha bagi UMKM lokal di Kelurahan Gedanganak selama masa pengabdian. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing produk serta memperluas target pasar melalui penguatan identitas visual dan strategi promosi.

Rebranding dilakukan pada dua UMKM lokal, yakni Tahu Bakso Vanessa dan Lumpia Semarang Piara. Mahasiswa KKN membantu dalam pembuatan logo baru, desain kemasan yang lebih modern dan menarik, foto produk, serta desain pamflet promosi guna mendukung pemasaran, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Selain pendampingan desain, mahasiswa juga melakukan survei ke beberapa UMKM rumahan lainnya untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti keterbatasan branding, promosi digital, dan pengemasan produk yang belum optimal.

Koordinator Desa KKN Gedanganak, Masayu Amalia Yulianti, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada peningkatan nilai jual produk melalui penguatan identitas.

“Kami ingin UMKM memiliki ciri khas dan tampilan yang profesional agar lebih dipercaya konsumen. Rebranding ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan,” ujarnya.

Pemilik Tahu Bakso Vanessa, Novita, mengungkapkan bahwa perubahan desain kemasan memberikan dampak positif terhadap citra produknya.

“Sekarang kemasan terlihat lebih rapi dan menarik. Kami jadi lebih percaya diri saat menawarkan produk ke pelanggan maupun untuk dipromosikan secara online,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan oleh pemilik Lumpia Semarang Piara, Indri, yang mengaku terbantu dengan adanya inovasi desain tersebut.

“Dengan adanya logo dan pamflet baru, produk kami terlihat lebih profesional. Kami berharap ini bisa membantu menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di sekitar Gedanganak,” ungkapnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap UMKM di Kelurahan Gedanganak dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah persaingan pasar. Kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku usaha lokal ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dalam branding dan promosi mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Editor: Handayat

Tag