JATENGKU.COM, SEMARANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 112 Kelompok 1 Universitas Diponegoro telah melaksanakan salah satu dari rangkaian program kerja sosial kemasyarakatan di RW 01 Kelurahan Ngemplak Simongan, Kota Semarang.
Kegiatan ini berlangsung pada 2 hingga 3 Agustus 2025, dengan penanggung jawab program Qonita Valda Yuhanda, mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang mengusung tema “Edukasi Google Business Profile dan Pengurusan NIB untuk Mendukung Legalitas dan Promosi Usaha Secara Daring UMKM.”
Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan UMKM lokal melalui pendekatan teknologi dan legalitas formal. Di bawah bimbingan Dr. Khairul Anam, S.Si., M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kegiatan ini menargetkan pelaku UMKM rumahan yang beroperasi di wilayah RW 01 dan belum memiliki akses atau pemahaman terhadap promosi digital maupun pengurusan perizinan usaha.
Pelaksanaan program diawali dengan kunjungan dan wawancara ke sejumlah lokasi usaha milik warga. Mahasiswa melakukan observasi langsung untuk memahami aktivitas para pelaku UMKM serta menyesuaikan jadwal pendampingan dengan jam operasional masing-masing usaha.
Pendekatan ini dipilih untuk memastikan keterlibatan aktif mahasiswa dan penyesuaian dengan kondisi riil masing-masing pelaku usaha.
Salah satu kendala yang dihadapi terjadi saat kunjungan ke Warung Makan Bu Wati, sebuah angkringan kecil yang buka dari pagi hingga larut malam. Pada hari pertama akun Google Business Profile belum berhasil diverifikasi. Setelah dilakukan penyesuaian teknis dengan membuat akun Gmail baru pada hari kedua, akun tersebut akhirnya berhasil diverifikasi dan tercatat aktif.
Berikut adalah daftar pelaku usaha yang telah berhasil didampingi dalam program ini:
- Dapur Uffi – Kue basah & brownies (Bu Uffi Halimatu Saidah)
- Warung Sembako Bu Ani – Toko sembako (Bu Ani)
- Warung Makan Bu Wati – Usaha angkringan rumahan (Bu Wati)
- Toko Adita – Toko sembako (Bu Eny)
- Snack Mama Rita – Snack tradisional (Bu Rita)

Selain promosi digital, program ini juga memperkenalkan aspek legalitas melalui edukasi seputar Nomor Induk Berusaha. Mahasiswa menjelaskan manfaat kepemilikan NIB, serta memberikan langkah-langkah praktis pengajuan NIB secara gratis melalui sistem daring Online Single Submission (OSS) untuk memberikan pemahaman awal tentang proses perizinan yang sah dan terstruktur.
Para pelaku usaha yang mendapatkan pendampingan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa Kelompok 1 Tim 112 KKN-T Undip. Mereka mengaku terbantu dalam memahami penggunaan sarana promosi digital serta prosedur legalitas usaha secara daring. Harapannya, informasi yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha di masa mendatang.
Sebagai penanggung jawab program, Qonita Valda berharap pendampingan ini dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM dalam menghadapi era digital dan legalitas usaha yang terus berkembang. “Semoga setelah kegiatan ini, para pelaku usaha bisa mulai memanfaatkan Google Business Profile sebagai sarana promosi dan lebih memahami dalam mengurus legalitas usaha melalui OSS. Harapannya, pendampingan seperti ini bisa memberi dampak jangka panjang bagi keberlanjutan usaha mereka,” ungkapnya.











