JATENGKU.COM, SURAKARTAMahasiswa KKN-T Kelompok 3 Tim 153 Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Skrining dan Edukasi Kesehatan di Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia Surakarta pada tanggal 17 Juli 2025, pukul 10.30 WIB.

Kegiatan ini dipimpin oleh Raffif Vashhan Atiqi (Mahasiswa KKN-T Kelompok 2 Tim 153 Universitas Diponegoro) dari Fakultas Kedokteran, Program Studi Kedokteran, dan Vina Ayu Safitri dari Fakultas Kedokteran, Program Studi Keperawatan. Dihadiri oleh pengurus PKPRI serta masyarakat sekitar, inisiatif ini menjadi bagian dari program kerja sosial kemasyarakatan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan kerja.

Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, mendeteksi dini masalah kesehatan, khususnya risiko penyakit asam urat, tekanan darah tinggi, dan gangguan gula darah yang sering diabaikan oleh masyarakat usia produktif. Kedua, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan melalui edukasi tentang gaya hidup sehat dan pentingnya pemeriksaan rutin. Ketiga, mendorong peserta untuk menerapkan pola hidup sehat seperti makan bergizi, berolahraga, dan mengelola stres. Terakhir, kegiatan ini bertujuan meningkatkan produktivitas karyawan PKPRI melalui kesehatan yang lebih terjaga.

Sesi skrining kesehatan menjadi rangkaian utama kegiatan ini. Peserta menjalani pemeriksaan menyeluruh yang mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat menggunakan alat digital, tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut.

Tim mahasiswa memberikan penjelasan langsung mengenai hasil pemeriksaan, termasuk rekomendasi tindak lanjut berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing peserta. Proses ini memungkinkan pegawai dan masyarakat sekitar untuk memahami kondisi kesehatan mereka secara dini, sehingga langkah pencegahan atau penanganan dapat segera dilakukan.

Menariknya, edukasi kesehatan diberikan secara langsung dan interaktif selama proses pemeriksaan berlangsung. Misalnya, saat pengecekan tekanan darah, para peserta diberikan penjelasan singkat mengenai arti dari angka tekanan darah mereka, faktor yang mempengaruhi, serta tips sederhana untuk menjaga kestabilannya.

Hal yang sama juga dilakukan saat pemeriksaan kadar gula dan asam urat, di mana mahasiswa menjelaskan penyebab umum, pola makan yang disarankan, serta kebiasaan yang perlu dihindari, sambil berbincang santai dengan peserta. “Dengan pendekatan yang lebih personal dan interaktif seperti ini, kami ingin membuat peserta merasa nyaman sekaligus mendapatkan pemahaman yang lebih dekat tentang kondisi tubuh mereka,” jelas salah satu mahasiswa pelaksana.

Setelah pemeriksaan selesai, setiap peserta menerima hasil pemeriksaan dalam bentuk borang atau form yang mencantumkan seluruh data hasil pengecekan, yang bisa dibawa pulang sebagai arsip pribadi dan bahan pertimbangan untuk menjaga kesehatan ke depan.

Pengecekan Asam Urat Yang Dilakukan Oleh Mahasiswa KKN-T Tim 153 Kepada Pengurus PKPRI Surakarta.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus PKPRI Surakarta. Mereka menilai inisiatif ini sangat relevan untuk mendukung kesejahteraan sumber daya manusia di lingkungan koperasi. Keterlibatan mahasiswa dalam memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh juga dianggap sebagai langkah konkret dalam penerapan ilmu multidisiplin. Suasana hangat dan humanis tercipta, dengan peserta merasa dihargai dan lebih terbuka untuk berkonsultasi mengenai kesehatan mereka.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, tim mahasiswa KKN-T berharap semangat hidup sehat dapat terus terjaga di PKPRI Surakarta. Mereka berharap kegiatan ini menjadi pemicu budaya kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan, sehingga produktivitas karyawan meningkat dan lingkungan koperasi menjadi lebih dinamis. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif di bidang kesehatan.

Editor: Handayat