JATENGKU.COM, GROBOGANMahasiswa KKN UNDIP melaksanakan salah satu program sosial kemasyarakatan di Desa Kebonagung, pada Rabu (30/07/2025). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Chillia Zakiyyah, mahasiswa Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN IDBU Tim 76 kelompok 1. Kegiatan ini berupa edukasi pencegahan dan pengendalian hipertensi kepada ibu-ibu PKK dengan menggunakan media poster edukatif sebagai sarana penyampaian informasi.

Kegiatan edukasi ini didasari oleh hasil deteksi dini tekanan darah pada kegiatan posyandu sebelumnya yang menunjukkan bahwa banyak ibu mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi). Melihat kondisi tersebut, edukasi ini bertujuan agar para ibu lebih memahami cara menjaga tekanan darah tetap normal dan mencegah risiko komplikasi di kemudian hari.

Seorang ibu PKK di Desa Kebonagung, Grobogan, menunjukkan poster edukatif tentang langkah-langkah pencegahan hipertensi. Poster ini dibuat mahasiswa KKN Undip untuk membantu warga mengingat informasi penting mengenai pola hidup sehat.

Edukasi dilakukan menggunakan media poster yang berisi informasi penting bagaimana langkah-langkah sederhana untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi, diantaranya yaitu mengurangi konsumsi garam, mempertahankan berat badan ideal, melakukan aktivitas fisik secara teratur, mengonsumsi makanan gizi seimbang, tidak merokok dan menghindari asap rokok, serta tidak minum alkohol. Poster tersebut kemudian diberikan kepada kader kesehatan desa untuk ditempel di tempat strategis agar bisa terus dibaca dan diingat oleh masyarakat.

Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama ibu-ibu PKK Desa Kebonagung, Grobogan, setelah kegiatan edukasi hipertensi. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga tekanan darah tetap normal dan mencegah risiko komplikasi.

Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK terlihat antusias dan aktif bertanya. Mereka merasa terbantu dengan informasi yang diberikan karena yang disampaikan sesuai dengan kenyataan yaitu mengalami tekanan darah tinggi. Edukasi ini juga mendorong kesadaran para ibu untuk memulai memperhatikan pola hidup sehat baik untuk diri sendiri maupun keluarganya.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. Keberlanjutan program melalui kader kesehatan juga diharapkan mampu menjaga semangat edukasi di tengah masyarakat agar tidak berhenti meski program KKN telah usai.

Editor: Handayat