JATENGKU.COM, Batang — Sebagai upaya menanamkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim 70 Universitas Diponegoro menggelar sosialisasi pemilahan sampah sekaligus penyerahan tempat sampah berbasis warna kepada siswa Sekolah Dasar Kebumen.
Kegiatan ini dilaksanakan di SD Kebumen, Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, pada Rabu, 28 Januari 2026. Program ini digagas oleh Ivena Amanda, mahasiswa Manajemen dan Administrasi Logistik, sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam menjawab permasalahan lingkungan di wilayah desa.
Permasalahan sampah masih menjadi isu utama di Desa Kebumen, khususnya dikarenakan belum tersedianya fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kondisi tersebut menyebabkan pengelolaan sampah belum berjalan secara optimal dan masih ditemukan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Salah satu sumber sampah terbesar berasal dari aktivitas anak-anak, namun kesadaran dalam membuang dan memilah sampah dengan benar masih tergolong rendah.
Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN-R 70 Undip memandang penting adanya edukasi sejak dini untuk membentuk kebiasaan peduli lingkungan. Program sosialisasi pemilahan sampah ini bertujuan menanamkan pola perilaku membuang sampah sesuai jenisnya melalui klasifikasi warna sehingga anak-anak dapat lebih mudah mengenali perbedaan sampah organik dan anorganik serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif mengenai pengertian sampah, jenis-jenis sampah, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan apabila sampah tidak dikelola dengan baik. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi langsung pemilahan sampah menggunakan tempat sampah berbasis warna. Sosialisasi tersebut diikuti oleh 186 siswa SD Kebumen dari kelas 1 hingga kelas 6 SD dengan pendampingan beberapa tenaga pendidik, dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa.

Sebagai bentuk tindak lanjut, mahasiswa KKN-R 70 Undip turut menyerahkan tempat sampah berbasis warna kepada pihak sekolah. Penyerahan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung penerapan kebiasaan memilah sampah di lingkungan sekolah, sekaligus selaras dengan latar belakang keilmuan Manajemen dan Administrasi Logistik dalam aspek manajemen inventaris dan pengelolaan fasilitas pendukung secara terencana.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-R 70 Undip berharap anak-anak dapat menjadi agen perubahan awal dalam membantu mengurangi permasalahan sampah di Desa Kebumen. Dengan dimulai dari lingkungan sekolah, kebiasaan membuang dan memilah sampah dengan benar diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan hingga ke lingkungan rumah dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan.







