JATENGKU.COM, BoyolaliMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja optimalisasi distribusi bahan baku pada UMKM Kumala Snack yang berlokasi di Kabupaten Boyolali pada Jumat (23/01/2026). Program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi waktu dan biaya distribusi bahan baku melalui pemetaan lokasi pemasok serta analisis rute distribusi berbasis peta digital.

UMKM Kumala Snack diketahui memiliki beberapa pemasok bahan baku yang tersebar di wilayah berbeda dengan jarak dan akses yang bervariasi. Selama ini, pemilihan pemasok dan rute distribusi masih dilakukan berdasarkan kebiasaan dan pengalaman, tanpa mempertimbangkan jarak tempuh, waktu perjalanan, maupun efisiensi biaya transportasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya produksi dan mengurangi efisiensi operasional usaha.

Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa KKN-T UNDIP menyusun program kerja dengan memanfaatkan pendekatan spasial sederhana. Kegiatan diawali dengan pemetaan lokasi rumah produksi UMKM Kumala Snack dan lokasi para pemasok bahan baku, kemudian dilanjutkan dengan analisis rute distribusi menggunakan peta digital untuk menghasilkan visualisasi rute terpendek sebagai rekomendasi distribusi yang lebih efisien.

Salah satu mahasiswa KKN-T UNDIP Jurusan Teknik Geodesi, Sasa Aliya Saputri, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada penyajian informasi yang mudah dipahami oleh pelaku UMKM.

“Saya menyusun analisis rute distribusi sederhana berbasis peta digital agar pemilik UMKM dapat melihat perbandingan jarak dan rute yang lebih efisien. Hasil analisis ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pemasok dan rute distribusi bahan baku,” jelasnya.

Selain melakukan analisis rute, mahasiswa KKN-T UNDIP juga melaksanakan sosialisasi efisiensi transportasi kepada pemilik dan pengelola UMKM Kumala Snack. Sosialisasi tersebut dilengkapi dengan poster edukatif dan materi singkat mengenai pentingnya perencanaan rute distribusi untuk menekan biaya operasional usaha.

Pemilik UMKM Kumala Snack menyambut baik program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T UNDIP.

“Selama ini kami memilih pemasok yang sudah biasa tanpa pernah menghitung jarak dan rute secara detail. Dengan adanya peta dan rekomendasi rute ini, kami jadi lebih paham mana jalur yang lebih dekat dan efisien untuk diambil,” ungkap pemilik UMKM Kumala Snack.

Beliau juga menambahkan bahwa visualisasi rute distribusi yang disajikan mahasiswa KKN-T sangat membantu dalam memahami perbedaan jarak antar pemasok.

“Kalau sudah ada petanya seperti ini, kami jadi bisa mempertimbangkan rute sebelum mengambil bahan baku, terutama untuk menghemat waktu dan biaya transportasi,” tambahnya.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN-T UNDIP berharap UMKM Kumala Snack dapat mulai menerapkan perencanaan distribusi bahan baku yang lebih efisien dan terstruktur. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemanfaatan data spasial sederhana untuk mendukung keberlanjutan usaha mikro dan kecil di tingkat desa.

Penulis: Sasa Aliya Saputri, Mahasiswa KKN Tematik TIM 34 UNDIP 2026

Editor: Handayat

Tag