JATENGKU.COM, SEMARANG — Kelompok 3 Tim 138 KKN Tematik Universitas Diponegoro (Undip) menggelar program multidisiplin 2 “Optimalisasi Regulasi & Anggaran Dalam Penanganan Banjir” pada Minggu (29/6/2025) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang aspek hukum dan keuangan dalam mitigasi banjir di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.
Kegiatan ini merefleksikan komitmen mahasiswa Universitas Diponegoro dalam menjalankan peran pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mengacu pada persoalan banjir dan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan utama di Muktiharjo Kidul, mahasiswa bersinergi dengan warga dan aparat kelurahan untuk menyelenggarakan kegiatan edukatif serta merumuskan solusi aplikatif guna menjawab permasalahan tersebut.
Program multidisiplin 2 dilakukan pada RW 2 wilayah setempat dan didukung penuh oleh Bapak Teguh Suharyanto, selaku ketua RW. Materi yang disampaikan meliputi sanksi pidana pembuangan sampah sembarangan, mediasi untuk menyelesaikan konflik lingkungan hidup, hak-hak warga saat bencana banjir, serta pentingnya penganggaran dan pembukuan dana darurat.

Kegiatan multidisiplin yang diadakan mendapat sambutan meriah dan antusias, baik dari ibu-ibu warga RW 2. Harapannya program-program yang telah direalisasikan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kelurahan Muktiharjo Kidul untuk mencegah terjadinya banjir ataupun mengetahui langkah apa yang harus diambil saat terjadi bencana.
Melalui pendekatan yang partisipatif dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, mahasiswa Undip berhasil menghadirkan solusi yang tidak hanya aplikatif tetapi juga berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen generasi muda dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan aksi nyata demi menciptakan lingkungan yang lebih tangguh dan sadar akan potensi risiko bencana.








