Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 82 Kelompok 1 sukses menyajikan sejumlah kegiatan terkait dengan pengolahan produk hidroponik di Kelurahan Mijen, Kota Semarang.

 

Kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi mahasiswa dalam memperkuat ketahanan pangan melalui konsumsi makanan yang diproduksi secara lokal. Berjlannya kegiatan ini berada di bawah naungan program Iptek bagi Desa Binaan Undip (IDBU) yang diketuai oleh Prof. Dr. Ing. Ir. Suherman, S.T., M.T.

 

Pelaksanaan kegiatan KKN Tematik yang berlangsung pada tanggal 26 Juni 2025 ini, disambut secara antusias oleh ibu-ibu anggota PKK RW 04 Kelurahan Mijen, Kota Semarang.

 

Demonstrasi dan Sosialisasi Pembuatan Mie Selada

Acara diawali dengan demonstrasi langkah-langkah pembuatan mie selada yang dilakukan oleh Syifa yang merupakan mahasiswa Teknologi Pangan. Dalam demonstrasi ini, ibu-ibu PKK diberi kesempatan untuk ikut membuat adonan mie selada dengan menggunakan bahan yang telah disediakan oleh mahasiswa KKN.

 

Demonstrasi diawali dengan mengambil sari dari selada hidroponik melalui proses pembelenderan. Sari selada hidroponik ini kemudian dicampurkan dengan bahan-bahan lainnya untuk membentuk adonan mie.

 

Keseruan berlangsung saat proses pencetakan mie, di mana ibu-ibu secara bergantian memasukkan adonan mie ke dalam cetakan dan saling menyemangati satu sama lain untuk mengoperasikan alat pembuat mie.

 

Setelah mie selada sudah terbentuk, kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan mie selada menjadi makanan matang oleh Shakira, seorang mahasiswa Gizi. Sebelum proses pemasakan, Shakira juga sempat menyosialisasikan mengenai gizi yang terkandung dalam mie selada.

 

Hasil pemasakan mie selada oleh ibu-ibu PKK kemudian ditampilkan untuk dipilih pemenanganya berdasarkan kerapihan dan estetika dari food plating-nya.

 

Edukasi Pengembangan dan Pemasaran Produk Mie Selada

Setelah melakukan demontrasi pembuatan dan pengolahan mie selada, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi Business Modal Canvas (BMC) untuk membantu masyarakat mengembangkan bisnis baru dari produk mie selada. Edukasi BMC juga disertai dengan sosialisasi strategi pemasaran produk tersebut. Kedua kegiatan ini dilaksanakan oleh Defti yang merupakan mahasiswa Akuntansi dan Aryadan yang merupakan mahasiswa Administrasi Bisnis.

 

Edukasi selanjutnya dilakukan oleh Rizki, seorang mahasiswa Hukum, mengenai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk menjamin hak eksklusif atas produk mie selada oleh ibu-ibu PKK RW 04.

 

Berkaitan dengan ketiga edukasi di atas, Khairrunisa, mahasiswa Antropologi Sosial mengedukasikan mengenai aset-aset yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan produk mie selada berdasarkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD).

 

Sosialisasi Sistem Hidroponik dan Pemanfaatan Limbah Selada Hidroponik

Sebagai langkah lanjutan dari edukasi yang telah dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa lain sebelumnya, Hanum yang merupakan mahasiswa Agroteknologi mengedukasikan mengenai bermacam-macam model hidroponik.

 

Edukasi terakhir dilakukan oleh Laeli yang berasal dari Biologi mengenai pemanfaatan limbah selada hidroponik dan limbah rumah tangga lainnya untuk diolah menjadi Eco Enzyme yang dapat digunakan sebagai pembersih lantai. Laeli juga mendemostrasikan secara langsung langkah-langkah untuk membuat Eco Enzyme. 

 

Melalui rangkaian kegiatan ini, Tim KKN Tematik 82 Kelompok 1 berhasil menghadirkan inovasi pangan sehat sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Harapannya, pengetahuan dan keterampilan yang dibagikan dapat terus dikembangkan, sehingga Kelurahan Mijen tidak hanya menjadi pelaku konsumsi, tetapi juga produsen pangan sehat berbasis potensi lokal.

 

Editor: Handayat