JATENGKU.COM, BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM 41 Universitas Diponegoro Tahun 2025 menunjukkan kontribusi nyata melalui implementasi inovasi digital di sektor pertanian desa.
Salah satu hasil konkrit dari program multidisiplinnya adalah pembuatan website resmi untuk Kelompok Tani Raharjo yang berada di Dusun Cepoko, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang pada Rabu (23/07/2025).
Website ini dirancang sebagai media informasi dan promosi digital yang diharapkan mampu meningkatkan visibilitas dan daya saing kelompok tani di tengah masyarakat yang semakin melek teknologi.

Yahya Ilham Riyadi, selaku pengembang website dari tim KKN, merancang platform ini sebagai sarana yang dapat membantu Kelompok Tani Raharjo dalam mengenalkan profil organisasi, mendokumentasikan kegiatan pertanian, menampilkan produk unggulan, serta menyajikan kontak dan lokasi untuk mitra atau calon pembeli.
Di era digital seperti saat ini, akses terhadap informasi menjadi kebutuhan penting, termasuk bagi pelaku pertanian. Oleh karena itu, kehadiran website ini menjadi solusi untuk memperluas jaringan komunikasi dan pemasaran yang sebelumnya hanya terbatas secara lokal.
Proses pembuatan website dimulai dari pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan Ketua Kelompok Tani yakni Bapak Turmudzi. Setelah memperoleh data yang cukup, kemudian dirancang struktur halaman dan design UI dari website, serta menyunting tampilan visual agar ramah pengguna dan mudah dipahami.
Platform yang digunakan ringan dan responsif, memungkinkan akses baik melalui komputer maupun perangkat ponsel, sehingga bisa dijangkau oleh lebih banyak pengguna dari berbagai kalangan.
Website ini memuat berbagai informasi penting mengenai Kelompok Tani Raharjo. Di dalamnya terdapat halaman profil kelompok yang menjelaskan sejarah dan susunan pengurus, informasi komoditas pertanian seperti padi, jagung, dan sayuran lokal, serta galeri yang dapat menampilkan dokumentasi kegiatan seperti tanam bersama, panen raya, dan gotong royong antaranggota.
Salah satu halaman yang menjadi sorotan utama adalah bagian “Keunggulan Kami”, yang menceritakan bagaimana para petani di Dusun Cepoko berhasil mengolah limbah pertanian seperti batang dan janggel jagung menjadi campuran pakan ternak yang bernilai ekonomis. Inovasi ini tak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga mendukung keberlanjutan peternakan lokal dengan biaya yang lebih efisien.
Kehadiran website ini memberikan berbagai manfaat yang dirasakan langsung oleh kelompok tani. Selain menjadi media untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan mereka, website juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas, baik ke tingkat kabupaten maupun luar daerah.
Para anggota kelompok merasa lebih percaya diri dan terbuka terhadap penggunaan teknologi digital, yang sebelumnya dianggap sulit diakses. Website ini juga diharapkan menjadi pintu masuk untuk menjalin kerja sama dengan pihak eksternal, termasuk dinas pertanian, akademisi, dan pelaku usaha yang ingin memberdayakan sektor pertanian desa.











