JATENGKU.COM, Sragen — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro telah berhasil menyelesaikan satu program kerja penting berupa penyusunan buku panduan perawatan alat dan transportasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sono. Program ini dilaksanakan oleh Immanuel Simanjuntak dari prodi teknik mesin Universitas Diponegoro sebagai respons terhadap kebutuhan nyata UMKM di desa yang menghadapi kendala dalam menjaga kondisi alat produksi dan kendaraan operasional mereka agar tetap layak pakai serta efisien.
Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari pendataan jenis alat dan transportasi yang umum digunakan oleh pelaku UMKM, diskusi bersama para pelaku usaha tentang tantangan perawatan teknis, hingga penyusunan buku panduan yang sistematis dan mudah dipahami oleh masyarakat desa. Buku panduan tersebut mencakup penjelasan langkah-langkah perawatan rutin, cara mengenali gejala kerusakan umum, serta rekomendasi jadwal service yang benar agar umur alat dan kendaraan lebih panjang.

Selama proses penyusunan buku panduan, tim mahasiswa melakukan visitasi ke beberapa UMKM mitra untuk mengumpulkan data lapangan dan melakukan konsultasi langsung, sehingga isi panduan benar-benar relevan dengan kondisi nyata pelaku usaha di Desa Sono. Sosialisasi materi panduan juga dilakukan secara langsung dengan pendekatan partisipatif, di mana pelaku UMKM diajak berdiskusi serta memberikan masukan terhadap isi panduan untuk memastikan panduan ini dapat diterapkan dengan baik di lapangan.
Partisipasi aktif perangkat desa dan para pelaku UMKM menjadi salah satu kekuatan kegiatan ini. Mereka memberikan feedback positif karena buku panduan ini dirasakan memiliki nilai praktis tinggi dan mampu menjadi referensi harian dalam merawat alat produksi serta transportasi dengan cara yang efisien dan hemat biaya.
Pihak mahasiswa KKN berharap buku panduan perawatan ini tidak hanya membantu pelaku UMKM dalam peningkatan produktivitas dan pengurangan biaya perbaikan alat, tetapi juga dapat menjadi bahan edukasi yang berkelanjutan di masyarakat desa. Dengan penerapan perawatan yang benar, diharapkan daya saing UMKM semakin meningkat serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Sono.








