JATENGKU.COM, GROBOGAN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Universitas Diponegoro Semarang yang tergabung dalam Tim 168 Kelompok 1 saat ini sedang melaksanakan sebuah program pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Penguatan Budaya Literasi Melalui Transformasi Layanan Perpustakaan di Era Digital” di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan.
Program ini dirancang sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini serta membentuk budaya literasi masyarakat pedesaan melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, para mahasiswa melakukan serangkaian kunjungan literasi secara langsung ke berbagai lembaga pendidikan anak yang ada di Desa Rejosari.
Lembaga-lembaga tersebut meliputi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak Raudhatul Athfal (TK-RA), serta Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa menggelar berbagai aktivitas menarik, seperti sesi mendongeng interaktif, kegiatan membaca bersama, permainan edukatif berbasis cerita, serta memperkenalkan teknologi sederhana yang dapat digunakan untuk membaca secara digital.

Ketua KKN Tim 168 Kelompok 1, Rafiq Ibnu Aqoba, menyampaikan bahwa transformasi layanan perpustakaan di era digital merupakan sebuah kebutuhan mendesak agar perpustakaan desa tetap relevan dengan dinamika masyarakat masa kini.
“Kami berupaya untuk menghadirkan konsep layanan perpustakaan yang tidak hanya menyediakan koleksi buku bacaan secara fisik, tetapi juga mampu menjangkau anak-anak melalui pendekatan digital yang menyenangkan, mudah diakses, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini,” jelas Rafiq saat ditemui di lokasi kegiatan.
Selain itu, mahasiswa KKN juga secara aktif melakukan kunjungan literasi ke sejumlah satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK-RA, hingga SD dan MI yang ada di Desa Rejosari.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat baca anak-anak sejak usia dini, dengan harapan bahwa melalui kegiatan langsung dan menyenangkan ini, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, dan memiliki wawasan yang luas.
Selama kegiatan berlangsung, terlihat antusiasme tinggi dari para siswa dan guru yang menyambut baik kehadiran mahasiswa serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan.

Kepala SDN 1 Rejosari, Ibu Heppy, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran Tim KKN yang telah membawa semangat baru dalam dunia literasi di sekolahnya.
“Kami merasa sangat senang dengan program yang dijalankan oleh mahasiswa KKN ini. Anak-anak sangat menikmati setiap kegiatan yang diberikan, dan ini sangat membantu dalam meningkatkan minat baca mereka. Kami harap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” tutur Ibu Heppy.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Ibu Badriah, salah satu orang tua murid di Desa Rejosari. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anaknya.
“Anak saya pulang ke rumah sambil bercerita penuh semangat tentang kegiatan membaca dan mendongeng yang dilakukan bersama kakak-kakak mahasiswa. Ini sangat menyenangkan bagi mereka, dan saya sebagai orang tua merasa sangat senang dan terbantu. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ucap Ibu Badriah.
Kepala Desa Rejosari, Bapak Ali Sadikin, turut memberikan dukungan dan apresiasi yang besar terhadap kegiatan ini. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program KKN dari adik-adik mahasiswa ini. Kehadiran mereka membawa semangat baru bagi anak-anak di desa kami.
Kegiatan literasi yang dilakukan sangat positif dan bermanfaat, terutama dalam membentuk kebiasaan membaca sejak dini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut bahkan setelah masa KKN berakhir,” ujarnya dengan penuh harap.
Program KKN Tematik ini direncanakan akan berlangsung selama kurang lebih 43 hari, dengan sejumlah agenda lanjutan yang telah disusun oleh mahasiswa bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Salah satu kegiatan yang sedang dipersiapkan adalah acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus, yang akan diadakan di Desa Rejosari.
Dalam rangkaian acara tersebut, mahasiswa KKN akan menyelenggarakan lomba cipta karya dan baca puisi tingkat SD/MI se-Desa Rejosari, dengan tujuan untuk menggali kreativitas serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap literasi di kalangan anak-anak sejak dini.
Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan Desa Rejosari dapat menjadi contoh inspiratif dalam penguatan budaya literasi di tingkat desa, khususnya melalui pengembangan layanan perpustakaan yang inovatif, inklusif, dan mampu beradaptasi dengan tantangan era digital saat ini.











