Rembang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan pengembangan kualitas pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengrajin ukir kayu melalui pemanfaatan media sosial. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (9/2/2026) sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
UMKM ukir kayu di Desa Sulang memiliki potensi besar karena keunikan motif, kualitas pengerjaan, serta nilai seni yang tinggi. Namun, sebagian pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam hal pemasaran, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana promosi. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS berinisiatif mengadakan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital yang difokuskan pada penggunaan platform media sosial.
Kegiatan ini meliputi sosialisasi pentingnya pemasaran digital, pengenalan berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business, serta praktik langsung pembuatan konten promosi. Mahasiswa KKN juga memberikan pendampingan dalam pengambilan foto produk, penulisan caption yang menarik, penggunaan tagar (hashtag), serta strategi berinteraksi dengan calon konsumen secara daring.
Bapak Tugeri selaku pengukir kayu menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam membuka wawasan baru terkait pemasaran produk. Dengan adanya pelatihan tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu memasarkan produknya secara lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional hingga nasional.
Koordinator kegiatan KKN menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Melalui pemanfaatan media sosial, UMKM ukir kayu di Desa Sulang diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan secara berkelanjutan,” ujarnya.










