JATENGKU.COM, SEMARANG – Arisma Nur Cahyani, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Semarang, menjalani program magang di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik untuk memahami penerapan manajemen sumber daya manusia di lingkungan instansi pemerintahan.

Selama melaksanakan magang, Arisma terlibat dalam berbagai kegiatan administrasi dan pengelolaan aset. Ia berkontribusi dalam penginputan data kebutuhan barang, penyusunan surat resmi, pengarsipan dokumen, hingga penataan dan pelabelan inventaris barang milik pemerintah. Selain itu, ia juga mempelajari proses penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), rekapitulasi belanja daerah, serta membantu proses pendataan kuesioner kepuasan masyarakat.

Tidak hanya kegiatan administratif, Arisma juga terlibat dalam proyek kreatif seperti pembuatan konten publikasi SIKATIGA, serta pendokumentasian kegiatan internal instansi. “Magang di Disnakertrans mengajarkan saya bagaimana pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam melaksanakan setiap tugas. Saya juga belajar langsung bagaimana koordinasi antarpegawai menjadi kunci kelancaran pelayanan publik,” ungkap Arisma.

Kegiatan magang ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk melihat langsung penerapan prinsip manajemen sumber daya manusia dalam birokrasi. Nilai-nilai seperti profesionalitas, ketelitian, komunikasi, serta etika kerja menjadi bekal berharga dalam menghadapi dunia kerja di masa depan. Melalui rutinitas apel pagi, rapat, hingga kegiatan kebersamaan pegawai, Arisma belajar membangun kedisiplinan dan sikap tanggung jawab sebagai bagian dari budaya kerja pemerintahan.

Program magang di Disnakertrans Jateng juga menjadi wujud kolaborasi antara dunia akademik dan instansi pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung bagaimana sistem manajemen dijalankan dalam pelayanan publik.

“Pengalaman magang ini membuat saya lebih memahami pentingnya kerja sama tim, koordinasi, dan profesionalitas di lingkungan kerja. Setiap detail pekerjaan memiliki peran penting dalam menciptakan efisiensi dan pelayanan yang berkualitas,” tutup Arisma.

Editor: Handayat