JATENGKU.COM, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Reguler Tim I Kelompok 73 Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan Pemaparan Program Multidisiplin 2 berupa penyampaian masterplan agrowisata kebun buah kepada pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Bandung, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung perencanaan pengembangan potensi desa di bidang agrowisata
Pemaparan masterplan agrowisata kebun buah ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kawasan agrowisata sebagai destinasi wisata edukatif yang tertata, nyaman, dan ramah bagi pengunjung. Selain itu, perencanaan yang disusun juga mengintegrasikan nilai budaya Jepang, khususnya budaya tertib mengantre, sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan dan kenyamanan pengunjung dalam mengakses fasilitas wisata.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memaparkan rancangan denah loket yang terdiri dari tiga loket pelayanan. Rancangan ini mencakup pengaturan alur masuk dan keluar pengunjung, sistem antrean yang terstruktur, serta pembagian fungsi setiap loket. Penyusunan denah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan pengunjung, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta menciptakan suasana kunjungan yang lebih tertib dan terorganisasi.
Selain rancangan denah loket, mahasiswa KKN turut memperkenalkan konsep masterplan agrowisata kebun buah yang mengadaptasi sistem pengelolaan agrowisata di Jepang. Konsep tersebut menekankan pada pengelolaan kawasan wisata yang terstruktur, bersih, dan informatif, dengan memperhatikan aspek kebersihan lingkungan, penyediaan informasi bagi pengunjung, serta pengalaman wisata yang edukatif. Pendekatan ini diharapkan mampu menjadi referensi dalam pengembangan wisata desa yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga pada pembelajaran dan pelestarian lingkungan.
Pemaparan masterplan ini berlangsung secara interaktif dengan melibatkan pengelola BUMDes. Pihak BUMDes memberikan tanggapan serta masukan terkait rancangan yang disampaikan. Mereka menyambut baik ide dan konsep yang ditawarkan oleh mahasiswa KKN, khususnya dalam hal penataan kawasan dan sistem pelayanan pengunjung. Pihak pengelola berharap rancangan masterplan tersebut dapat menjadi acuan awal dalam perencanaan pengembangan agrowisata kebun buah di Desa Bandung ke depannya.
Melalui kegiatan pemaparan masterplan ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap rancangan yang telah disusun dapat memberikan kontribusi nyata bagi Desa Bandung. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi potensi lokal desa, meningkatkan daya tarik wisata, serta membuka peluang pengembangan ekonomi desa melalui sektor pariwisata. Mahasiswa KKN juga berharap adanya sinergi berkelanjutan antara pihak desa, BUMDes, dan masyarakat dalam mewujudkan pengembangan agrowisata kebun buah yang berkelanjutan dan berdaya saing.











