JATENGKU.COM, Sragen — Dalam rangka mendukung penguatan ekonomi lokal, salah satu mahasiswa KKN Tim 114 melaksanakan program kerja monodisiplin berupa Program kerja Redesign Masterplan Rest Area Desa Sumberejo Berbasis Optimalisasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) disusun dengan mempertimbangkan posisi strategis Desa Sumberejo yang berada di Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, serta dilalui oleh jalur jalan provinsi sebagai penghubung antarwilayah.
Kondisi geografis tersebut membuka peluang besar bagi desa untuk dikembangkan sebagai area singgah yang mampu mendukung mobilitas pengguna jalan sekaligus menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Perencanaan rest area yang baik diharapkan dapat menyediakan ruang bagi aktivitas UMKM, sentra kuliner lokal, serta fasilitas pendukung lain yang nyaman dan fungsional.
Meski demikian, realisasi pembangunan rest area menuntut perencanaan yang cermat, terutama dalam pengelolaan anggaran. Atas dasar tersebut, program kerja ini difokuskan pada perancangan ulang masterplan dengan pendekatan efisiensi biaya melalui optimalisasi RAB tanpa mengabaikan aspek kualitas desain dan fungsi ruang.
Tujuan utama dari program kerja ini adalah menghasilkan konsep perencanaan rest area yang efektif, mudah diterapkan, dan selaras dengan kebutuhan serta potensi Desa Sumberejo. Optimalisasi RAB menjadi aspek krusial untuk memastikan setiap elemen bangunan dan fasilitas yang direncanakan memiliki manfaat maksimal serta dapat direalisasikan secara realistis oleh pemerintah desa maupun pihak terkait.
Selain itu, penyusunan gambar kerja dan visualisasi tiga dimensi dilakukan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai konsep desain sebagai acuan teknis pelaksanaan sekaligus media komunikasi perencanaan kepada para pemangku kepentingan.
Melalui pendekatan tersebut, program kerja ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dengan menghadirkan ruang usaha baru, memperkuat daya tarik kawasan, dan menegaskan peran desa sebagai pusat aktivitas ekonomi di sepanjang jalur provinsi.
Pelaksanaan program kerja ini melibatkan kerja sama tim dengan pembagian tugas yang jelas dan terstruktur. Lewi Juanda Sembiring K berperan dalam penyusunan dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) guna memastikan efisiensi serta kelayakan finansial perencanaan, Restu Sesario bertanggung jawab atas pembuatan gambar kerja yang meliputi denah dan aspek teknis desain, sedangkan Patrick Jonathan mengerjakan perancangan visualisasi tiga dimensi untuk menampilkan gambaran menyeluruh kawasan rest area.
Kolaborasi antaranggota tim tersebut menghasilkan perencanaan yang terintegrasi antara aspek teknis, visual, dan ekonomi. Diharapkan, hasil program kerja ini dapat menjadi dokumen perencanaan rest area yang komprehensif dan berkelanjutan, tidak hanya sebagai fasilitas singgah, tetapi juga sebagai sarana penggerak ekonomi desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan jalur provinsi.











